Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meninjau progres pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Ciliwung, Jumat (10/7/2026). (Suara.com/Yoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menyediakan posko pengaduan langsung bagi warga terdampak normalisasi Ciliwung guna menghapus praktik perantara tanah.
  • Gubernur Pramono Anung pada 10 Juli 2026 menegaskan bahwa proses pembebasan lahan dilakukan tanpa perantara melalui bantuan pemerintah.
  • Pemprov DKI menawarkan fasilitas rumah susun di Rorotan dan Pulo Gebang sebagai hunian bagi warga yang bersedia direlokasi.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan warga terdampak normalisasi Sungai Ciliwung mendapat pendampingan langsung tanpa perantara dalam proses pembebasan lahan.

Hal ini disampaikan Gubernur Pramono Anung menjawab pertanyaan soal antisipasi praktik makelar tanah di lokasi pembebasan lahan, Jumat (10/7/2026).

"Kami sudah menemukan pola yang kami standarkan. Di lokasi ini, selalu tersedia posko pengaduan sehingga masyarakat yang administrasinya masih kurang dapat datang langsung tanpa harus melalui perantara," katanya.

Pramono menjelaskan, skema ini menggantikan peran calo yang selama ini kerap muncul dalam proses pembebasan lahan.

"Selama ini sering ada pihak-pihak yang menjadi penghubung. Sekarang masyarakat bisa langsung datang ke posko dan akan dibantu sepenuhnya oleh BPN maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air," paparnya.

Meski demikian, Pramono mengakui bahwa pembukaan posko bukan tanpa kendala. Masih ada saja warga yang belum mencapai kesepakatan harga untuk pembebasan lahan.

"Contohnya tadi, ada seorang ibu yang sudah tinggal lebih dari 50 tahun di lokasi dan saat ini masih dalam proses appraisal, karena belum ada kesepakatan harga," kata dia.

Hanya saja, kendala yang muncul tidak lantas memberikan ganjalan besar bagi Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan pembebasan lahan.

Pramono menyebut, harga bidang tanah di sekitar lokasi dapat dijadikan acuan penilaian.

baca juga

"Harga di bidang-bidang sekitarnya sudah tersedia, sehingga dapat dijadikan referensi dalam menentukan nilai appraisal. Mudah-mudahan pola seperti ini bisa diterapkan di seluruh Jakarta untuk menghilangkan praktik middleman atau perantara," harapnya.

Kali Ciliwung. (Surara.com/Tsabita Aulia)
Kali Ciliwung. (Surara.com/Tsabita Aulia)

Sementara bagi warga yang bersedia direlokasi, Pemprov DKI menawarkan opsi tempat tinggal pengganti.

"Dalam setiap proses pembebasan lahan, kami juga menawarkan fasilitas rumah susun milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jika masyarakat bersedia, tentu akan kami fasilitasi," ujar Pramono.

Namun lagi-lagi, tidak semua warga tertarik pindah karena berbagai alasan yang melekat pada kehidupan mereka.

"Tidak semua warga ingin pindah karena mata pencaharian mereka berada di kawasan ini, sudah terbiasa tinggal di sini, atau memilih tinggal bersama keluarganya," jelas Pramono.

Masalah itu pun, kata Pramono, bukan jadi hambatan besar. Yang pasti, pihaknya bersama Pemprov DKI sudah mempersiapkan alternatif hunian baru yang layak bagi mereka yang terdampak pembebasan lahan.

"Apabila bersedia, rumah susun yang kami siapkan antara lain di Rorotan dan Pulo Gebang. Itu dapat ditempati," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi

Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:13 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:41 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:39 WIB

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:35 WIB

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:32 WIB

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:28 WIB

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:21 WIB

Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras

Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:19 WIB

×