- Kebakaran melanda klub malam Na Ladprao di kawasan Chatuchak, Bangkok, sekitar tengah malam yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.
- Petugas berhasil mengendalikan api dalam 30 menit, namun banyak korban ditemukan terjebak di area kamar mandi saat evakuasi.
- Otoritas setempat sedang menyelidiki penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya korsleting listrik atau pelanggaran standar keselamatan di lokasi kejadian.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda sebuah klub malam di Bangkok, Thailand, dan menewaskan sedikitnya 27 orang serta melukai sejumlah lainnya.
Insiden tragis itu terjadi sekitar tengah malam di lokasi hiburan Na Ladprao, kawasan Chatuchak.
Api dengan cepat melahap bangunan saat puluhan pengunjung berusaha menyelamatkan diri dari kepulan asap tebal.
Tim pemadam berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 30 menit, namun kerusakan sudah parah dan menelan banyak korban jiwa.
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, yang turun langsung ke lokasi, mengungkapkan banyak korban ditemukan di area kamar mandi.
“Banyak tubuh ditemukan di kamar mandi, yang menunjukkan mereka terjebak saat mencari perlindungan,” ujarnya.
![Kebakaran hebat melanda sebuah klub malam di Bangkok, Thailand, dan menewaskan sedikitnya 27 orang serta melukai sejumlah lainnya. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/13/58819-kebakaran-di-klub-malam.jpg)
Dari total korban tewas, sembilan di antaranya laki-laki dan 18 perempuan.
Sebagian besar korban ditemukan di bagian belakang bangunan, yang diduga menjadi titik paling sulit untuk evakuasi saat kebakaran terjadi.
Seorang musisi yang tampil di lokasi mengaku sempat melihat asap keluar dari panel listrik sebelum listrik padam.
“Tak lama kemudian terdengar ledakan, dan asap dengan cepat memenuhi ruangan,” katanya, menggambarkan situasi panik saat kejadian.
Korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, tim penyelamat juga mengevakuasi barang-barang pribadi yang hangus, termasuk puluhan ponsel milik pengunjung.
Gubernur Bangkok, Chatchart Sittipunt, turut memantau langsung proses evakuasi dan penanganan korban.
Pemerintah setempat juga membuka jalur komunikasi khusus bagi keluarga yang mencari anggota keluarganya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Otoritas tengah memeriksa kemungkinan korsleting listrik atau pelanggaran standar keselamatan di lokasi hiburan tersebut.
Tragedi ini kembali mengingatkan pada insiden serupa di Thailand, termasuk kebakaran klub malam pada 2022 yang menewaskan 14 orang, serta tragedi besar tahun 2009 yang menewaskan 66 orang saat perayaan Tahun Baru.
Pemerintah Thailand berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.
“Kami berkomitmen menyelidiki setiap detail agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegas Anutin.