Temui Siswa Baru Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Beri Motivasi agar Tak Berkecil Hati

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:11 WIB
Temui Siswa Baru Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Beri Motivasi agar Tak Berkecil Hati
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul hadir dan berdialog dengan siswa-siswi Sekolah Rakyat DKI Jakarta pada Sabtu (18/7) malam. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Memasuki akhir pekan pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul hadir dan berdialog dengan siswa-siswi Sekolah Rakyat DKI Jakarta pada Sabtu (18/7) malam.

Kepada para siswa dan siswi, Gus Ipul menyampaikan harapannya agar cepat beradaptasi sehingga betah di Sekolah Rakyat. 

"Memang hari pertama, kedua, ketiga, kadang-kadang masih ingat orang tua, masih belum bisa mengikuti jadwal yang padat, tapi percayalah nanti satu bulan, dua bulan yang akan datang, anak-anakku akan bisa mengikuti proses pembelajaran di sekolah rakyat. Ini bukan tahun pertama, sudah ada kakak-kakakmu yang lebih dulu," jelasnya.

Para siswa-siswi yang duduk rapi usai makan malam pun menyimak betul pesan tersebut. Gus Ipul lantas menanyakan kesan mereka di masa-masa awal pembelajaran dengan fasilitas yang tersedia.

"Lihat sarana dan prasarananya gedung permanen Sekolah Rakyat. Belum semuanya selesai dibangun, tapi anak-anakku sudah bisa melihat dan merasakan. Bagaimana gedung ini menurut kalian?," tanya Gus Ipul. 

"Bagus!," jawab seluruh murid dengan semangat.

Ia berharap semoga para siswa siswi baru dapat memanfaatkan gedung permanen dengan baik. 

Usai bertanya tentang pengalaman pertama tinggal di sekolah rakyat, Gus Ipul juga menceritakan tentang suka duka angkatan pertama. Banyak yang sebelumnya tidak percaya diri dan kurang optimistis menatap masa depan. Namun setelah diajari dan dibimbing, sebagian di antaranya malah menorehkan prestasi. 

"Oleh karena itu tidak perlu kecil hati, tidak perlu rendah diri semuanya harus semangat karena nanti akan dibimbing oleh para guru-guru yang hebat, akan didampingi oleh para wali asuh dan wali asrama," katanya.

baca juga

Gus Ipul juga mengatakan setiap siswa Sekolah Rakyat berharga. Karena setiap siswa adalah ciptaan Tuhan dan setiap ciptaan-Nya pasti memiliki bakat dan kelebihan tersendiri. "Setiap siswa Sekolah Rakyat berharga tidak dibeda-bedakan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mempersilakan kepada siswa dan siswi yang ingin berbicara di depan.

Calysta (12), menceritakan pengalaman pertamanya ketika di sekolah. "Pertama nangis, kedua kangen orang tua, ketiga sudah terbiasa," ujarnya disambut tepuk tangan teman-temannya.

Selain Calysta, ada Jessi yang dulu sempat putus asa karena tidak dapat melanjutkan pendidikan. Ayah Jessi bekerja sebagai ojek online dan ibunya seorang IRT. Namun, berkat hadirnya Sekolah Rakyat, ia dapat melanjutkan pendidikan.

"Sebelum masuk ke sini saya berdoa apakah saya masih punya masa depan yang layak untuk ke depannya atau saya berhenti sampai di titik ini saja. Tapi ketika saya berdoa kemudian ditemukan jawabannya dengan Sekolah Rakyat ini," ucap Jessi. Di sini, ia mulai bangkit untuk kembali meraih masa depannya.

Sebelumnya ia juga sempat merasakan kekhawatiran sebagai minoritas karena berbeda keyakinan dengan teman-temannya. "Jadi waktu awal ke sini jujur saya kenal teman-teman pada hari pertama, mereka sangat welcome sama saya padahal bisa dibilang kami berbeda keyakinan, tapi mereka sangat merangkul dan baik," ucapnya.

Ia juga menceritakan ketika teman-temannya dibangunkan untuk salat tahajud, ia juga terbiasa ikut bangun dan beribadah. Justru hal itu membuatnya dapat mengobati rindunya terhadap keluarga.

Dari hal itu Gus Ipul kembali mengingatkan bahwa di Sekolah Rakyat tidak boleh ada perundungan, menghina suku maupun agama, dan melakukan kekerasan fisik dan seksual.

"Tidak boleh juga melakukan tindakan intoleransi yang tidak mau menghormati siapapun," tegasnya.

Menutup pertemuan, Gus Ipul mengajak para siswa dan siswi untuk berdoa bersama. Selain itu, ia juga meninjau asrama dan gedung permanen Sekolah Rakyat

Sebagai informasi, saat ini hasil penjangkauan siswa baru di Sekolah Rakyat DKI Jakarta terdapat 90 siswa jenjang SMA, 90 siswa jenjang SMP dan 27 siswa jenjang SD. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:21 WIB

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:17 WIB

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:11 WIB

Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang

Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:38 WIB

JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru

JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:11 WIB

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Terkini

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

×