Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Juli 2026 | 10:21 WIB
Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran
ilustrasi kapal tanker (freepik)
baca 10 detik
  • Rentetan serangan rudal Iran di Selat Hormuz memicu ketakutan massal kru kapal tanker.

  • Volume lalu lintas kapal tanker minyak mentah dunia merosot ke titik terendah.

  • Bonus uang tidak lagi mampu membujuk pelaut melintasi jalur laut penuh ranjau.

"Jika ranjau meledak, biasanya itu terjadi di bawah kapal," katanya. "Ranjau adalah senjata yang sangat kuat, jadi sangat berbahaya bagi kapal untuk menabrak ladang ranjau."

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi semua negara kecuali untuk akses keluar masuk bagi komoditas Iran. Namun klaim politik tersebut berbanding terbalik dengan data pelacakan kapal yang menunjukkan kelumpuhan total di lapangan.

"Ini terbuka jika orang ingin melewatinya," kata Trump kepada Fox News dalam sebuah wawancara.

"Kami tidak membukanya untuk Iran. Itulah satu-satunya yang ditutup. Ini ditutup untuk Iran, baik masuk maupun keluar, tetapi sekarang terbuka."

Faktanya, sebagian besar wilayah Selat Hormuz kembali tertutup dengan hanya menyisakan sedikit kapal yang berani menyeberang secara sembunyi-sembunyi tanpa mengaktifkan transponder mereka. Volume transit harian merosot tajam ke level terendah dalam tiga minggu terakhir dari rata-rata belasan kapal menjadi hanya delapan kapal per hari.

Penyusutan ini sangat kontras jika dibandingkan dengan situasi sebelum perang pecah pada 28 Februari lalu, di mana lebih dari 100 kapal melintasi selat ini setiap hari. Penurunan drastis ini mengancam pasokan energi global mengingat jalur ini biasanya menyalurkan sekitar 20 juta barel minyak mentah per hari.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump yang meminta anonimitas menyatakan bahwa kapal-kapal pembawa jutaan barel minyak tetap transit pada hari Kamis. Namun, risiko geopolitik terus meningkat setelah AS meluncurkan enam gelombang serangan udara balasan terhadap pangkalan militer Iran.

Teheran membalas dengan meluncurkan rudal ke sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk dan mengancam akan menutup rute alternatif di Laut Merah. Langkah eskalasi ini diprediksi akan memperburuk krisis logistik global dalam jangka waktu yang panjang.

"Sayangnya, sepertinya kita berada di jalur eskalasi dan situasinya mungkin akan memburuk seiring berjalannya waktu," kata Larsen kepada CNBC.

baca juga

Ketidakpastian ini diperparah oleh perselisihan antara AS dan Iran mengenai interpretasi nota kesepahaman yang ditandatangani pada 17 Juni lalu. Kedua belah pihak saling klaim mengenai aturan jalur pelayaran yang aman bagi kapal komersial.

Perusahaan pelayaran kini menegaskan bahwa mereka membutuhkan jaminan keamanan yang konkret dan mengikat dari kedua negara sebelum kembali mengirim armada mereka. Jika diplomasi buntu, serangan militer AS terhadap baterai rudal dan kapal cepat Iran diprediksi akan terus berlanjut di wilayah tersebut.

Keputusan untuk mengarungi Selat Hormuz kini tidak lagi berada di tangan korporasi semata. Nyawa para pekerja di atas kapal menjadi penentu utama dari kelangsungan bisnis transportasi minyak internasional ini.

"Itu juga menuntut agar kru kapal benar-benar setuju," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB

AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!

AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:40 WIB

Strategi Perang Donald Trump Blunder, Bikin Iran Makin Ngamuk Lalu AS Kesulitan Menghadapi

Strategi Perang Donald Trump Blunder, Bikin Iran Makin Ngamuk Lalu AS Kesulitan Menghadapi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×