- Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 22 Juli 2026.
- Sudaryono memiliki latar belakang pendidikan tinggi serta pengalaman luas di bidang politik, bisnis, dan pertanian.
- Laporan kekayaan Sudaryono tercatat meningkat dari delapan miliar rupiah menjadi tiga puluh satu miliar rupiah.
Suara.com - Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 22 Juli 2026. Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mundur karena alasan kesehatan.
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN menandai perjalanan panjang seorang anak petani asal Grobogan yang sukses menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Sebelumnya, Sudaryono menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sejak 18 Juli 2024.
Sosoknya dikenal sebagai politikus Partai Gerindra, pengusaha, dan mantan asisten pribadi Prabowo Subianto. Intip profil dan kekayaan Sudaryono.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan Sudaryono
![Kepala BGN Sudaryono (tengah), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (kanan) dan Wakil Gubernur Universitas Yos Sunitiyoso (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/22/45812-kepala-bgn-sudaryono-sudaryono.jpg)
Lahir pada 23 Januari 1985 di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sudaryono adalah putra tunggal pasangan petani Yahyo dan Suwarni.
Masa kecilnya penuh perjuangan: membantu orang tua di sawah, memikul air dari jarak jauh, dan mencari pakan ternak. Kendati berasal dari keluarga sederhana, tekad dan kecerdasannya membawanya meraih beasiswa.
Ia menyelesaikan SD pada 1997 dan SMP Negeri 2 Toroh pada 2000. Dengan beasiswa, ia masuk SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus sebagai siswa terbaik tahun 2003.
Pada 2004, ia melanjutkan studi S1 Teknik Mesin di National Defense Academy of Japan (Akademi Pertahanan Nasional Jepang) dan meraih gelar Bachelor of Engineering (B.Eng.) pada 2009. Pengalaman di Jepang membentuk disiplin militer, kepemimpinan, serta kemampuannya berbahasa Jepang.
Kembali ke Tanah Air, ia menempuh pendidikan S2 dengan gelar ganda Magister Manajemen (M.M.) dan Master of Business Administration (MBA) di Swiss German University (2015–2018).
Pada 2020–2025, ia menyelesaikan program doktor (Ph.D.) di bidang manajemen dan keuangan di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan IPK sempurna. Pendidikan yang mumpuni ini menjadi modal utama kariernya di sektor pertanian dan agribisnis.
Karier Politik dan Bisnis Sudaryono
![Kepala BGN Sudaryono bersiap mengikuti pelantikan saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/22/15340-kepala-bgn-sudaryono-sudaryono.jpg)
Karier Sudaryono dimulai sebagai asisten pribadi Prabowo Subianto selama lima tahun (2009–2014). Pengalaman ini membuka pintu dunia politik dan bisnis.
Ia pernah menjabat Corporate Secretary Nusantara Energy, CEO Garuda TV, CEO PT Nusantara Telematics System, Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma, serta Chairman PT Boga Halal Nusantara yang fokus pada produksi pangan halal seperti daging sapi, kambing, telur ayam, dan ikan.
Di Partai Gerindra, ia dipercaya sebagai Ketua DPD Jawa Tengah sejak Oktober 2023. Ia juga aktif di berbagai organisasi, termasuk Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
Sebagai Wamentan, Sudaryono dikenal gigih mengawal kebijakan ketahanan pangan, mendukung petani, dan program-program prioritas pemerintahan Prabowo.
Penunjukannya sebagai Kepala BGN diharapkan dapat mengintegrasikan pengalaman pertanian dengan upaya penurunan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
Rincian Kekayaan Sudaryono
![Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kedua kiri) didampingi Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (kiri) menyapa staf BGN saat tiba di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/22/84455-kepala-bgn-sudaryono-sudaryono.jpg)
Transparansi kekayaan Sudaryono tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK: