Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?

Galih Prasetyo

Senin, 27 Juli 2026 | 07:41 WIB
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyampaikan pidato saat kunjungan kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd]
baca 10 detik
  • Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan mengundurkan diri akibat gelombang protes mahasiswa Revolusi Kecoak di India.
  • Pemerintah merespons tuntutan dengan menjanjikan kompensasi bagi keluarga korban dan menghentikan proses hukum demonstran tertentu.
  • Kelompok CJP menghentikan sementara aksi untuk menyusun strategi baru serta merencanakan perluasan agenda gerakan mendatang.

Suara.com - Gelombang protes mahasiswa yang dikenal sebagai Revolusi Kecoak memasuki babak baru setelah Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan resmi mengundurkan diri.

Aksi yang dipimpin kelompok Cockroach Janta Party (CJP) itu untuk sementara dihentikan, namun para aktivis menegaskan perjuangan belum usai.

Pendiri CJP, Abhijeet Dipke, menegaskan gerakan akan kembali.

“Ini bukan akhir. Kami akan bertemu lagi segera,” ujarnya.

Pengunduran diri Pradhan dinilai sebagai pukulan telak bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi.

Analis menyebut tekanan publik dari generasi muda telah merusak citra kepemimpinan kuat yang selama ini dibangun pemerintah.

Dari Meme ke Jalanan: Revolusi Kecoak Guncang India hingga Menteri Pendidikan Mundur [BBC]
Dari Meme ke Jalanan: Revolusi Kecoak Guncang India hingga Menteri Pendidikan Mundur [BBC]

Sejumlah tuntutan utama mulai direspons pemerintah, termasuk kompensasi bagi keluarga mahasiswa yang terdampak kebocoran ujian.

Pemerintah menjanjikan bantuan maksimal sesuai aturan, meski aktivis menuntut angka lebih besar bagi puluhan keluarga korban.

Selain itu, pemerintah juga memberi sinyal tidak akan melanjutkan proses hukum terhadap demonstran di wilayah tertentu.

baca juga

Namun, laporan penangkapan di sejumlah negara bagian masih terjadi, memicu kritik baru terhadap aparat keamanan.

CJP juga menuntut permintaan maaf dari kepolisian atas tindakan represif saat demonstrasi 20 Juli.

Hingga kini, tuntutan tersebut belum mendapat tanggapan resmi, meski tekanan publik terus meningkat.

Ke depan, arah gerakan masih belum sepenuhnya jelas.

Juru bicara CJP menyebut mereka tengah beristirahat dan menyusun ulang strategi sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Kami ingin membawa gerakan ini ke akar rumput dan fokus pada satu isu dalam satu waktu,” kata salah satu anggota CJP.

Mereka juga membuka kemungkinan memperluas agenda, tidak hanya pada isu pendidikan.

Analis politik seperti dinukil dari Al Jazeera, menilai CJP masih mencari bentuk, termasuk apakah akan masuk ke ranah politik elektoral.

Minimnya pengalaman politik para pemimpinnya menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga momentum gerakan.

Sementara itu, oposisi ikut memanfaatkan situasi dengan menekan pemerintah.

Rahul Gandhi mendesak pertanggungjawaban atas kekerasan terhadap mahasiswa dan menuntut tindakan terhadap aparat yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan

Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 06:51 WIB

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:27 WIB

Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup

Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:21 WIB

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:25 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×