Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Juli 2026 | 17:21 WIB
Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup
Sonam Wangchuk (Hindustan Times)
baca 10 detik
  • Sonam Wangchuk melanjutkan mogok makan di ICU demi menuntut penuntasan kebocoran ujian nasional.

  • Pemerintah janji bentuk pengadilan khusus, namun demonstran tetap menuntut Menteri Pendidikan mengundurkan diri.

  • Bentrokan massa dan penutupan stasiun metro semakin memperkeruh situasi politik di New Delhi.

Suara.com - Aktivis Sonam Wangchuk tetap menolak menghentikan aksi mogok makan yang telah berjalan selama 26 hari. Langkah ekstrem ini diambil guna menuntut penataan ulang sistem pendidikan dan pengunduran diri pejabat berwenang akibat maraknya kecurangan ujian.

Kondisi kesehatan pria yang akrab disapa "Sonam sir" tersebut kini semakin menurun usai kehilangan bobot tubuh hingga 11 kilogram. Pemerintah India pun mulai berada di bawah tekanan besar seiring meluasnya dukungan publik terhadap gerakan pemuda ini.

Aparat keamanan sebelumnya memindahkan Wangchuk secara paksa dari lokasi demonstrasi di Jantar Mantar, New Delhi, menuju rumah sakit. Meski dikawal ketat pihak kepolisian, ribuan massa penuntut keadilan tetap bertahan memadati area pusat ibu kota tersebut.

Gelombang protes pemuda India menuntut menteri pendidikan mundur akibat skandal ujian dan krisis lapangan kerja. (Hindus Times)
Gelombang protes pemuda India menuntut menteri pendidikan mundur akibat skandal ujian dan krisis lapangan kerja. (Hindus Times)

Eskalasi massa tak membendung bentrokan fisik antara peserta aksi dan aparat penegak hukum pada awal pekan. Insiden kekerasan itu memicu kemarahan masyarakat luas sekaligus menyatukan kekuatan partai oposisi di tingkat nasional.

Perdana Menteri Narendra Modi merespons gejolak ini dengan menjanjikan pembentukan lembaga peradilan khusus penanganan kebocoran naskah tes.

"Tidak ada yang lebih penting daripada kesejahteraan dan masa depan pemuda kita," tulisnya melalui akun X resmi.

Modi menambahkan, langkah hukum tegas siap menjerat siapa pun yang terbukti merusak sistem seleksi nasional.

"Kami telah memutuskan untuk membentuk pengadilan jalur cepat untuk memastikan hukuman yang cepat dan tegas bagi mereka yang terlibat dalam kebocoran soal... Ini melanjutkan rangkaian langkah kami untuk melindungi kepentingan siswa... Mereka yang mencoba membahayakan masa depan pemuda kita tidak akan diampuni."

Pernyataan orang nomor satu di India itu langsung memicu kritik balasan dari perwakilan gerakan masyarakat. Pihak penyelenggara aksi menilai respons pemerintah tidak menyentuh akar permasalahan yang mendasar.

baca juga

Perwakilan aksi Ashutosh Ranka menegaskan perlawanan tidak akan berhenti sebelum ada pembenahan struktural.

"Anda mengobati luka setelah terjadi cedera, tetapi perjuangan kami menanyakan mengapa cedera itu harus terjadi," tegasnya melalui unggahan video.

Wangchuk sempat bertahan selama tiga minggu di tengah cuaca panas ekstrem New Delhi hanya dengan mengonsumsi air dan garam. Pihak Medanta Hospital Gurugram mengonfirmasi bahwa sang aktivis kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Tim medis memastikan kondisi fisiknya masih berada dalam pemantauan ketat dari berbagai dokter spesialis.

"Dia dirawat oleh tim dokter lintas disiplin. Saat ini kondisinya stabil, sadar, dan tanda-tanda vitalnya berada dalam parameter yang dapat diterima. Semua tindakan medis yang diberikan kepadanya dilakukan atas persetujuan yang bersangkutan."

Desakan agar Wangchuk mengakhiri aksi bertahan hidup datang dari berbagai kalangan politisi hingga menteri kabinet. Menteri Kesehatan JP Nadda bahkan mendatangi langsung tempat perawatan sang aktivis demi membujuknya berhenti berpuasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:25 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:50 WIB

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:49 WIB

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:45 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, DPR: Gaya 'Koboi' Kini Berganti Sosok Pendiam yang Bekerja

Suahasil Gantikan Purbaya, DPR: Gaya 'Koboi' Kini Berganti Sosok Pendiam yang Bekerja

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:44 WIB

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:41 WIB

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:38 WIB

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

×