Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 28 Juli 2026 | 11:33 WIB
Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum
Ilustrasi pengeroyokan berujung maut. [Dok Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Politikus Golkar Ahmad Irawan mengecam aksi main hakim sendiri yang marak terjadi di berbagai wilayah dalam sepekan terakhir.
  • Ia meminta pihak kepolisian menindak tegas para pelaku pengeroyokan dan pemerintah mendampingi psikologi keluarga korban.
  • Fenomena kekerasan massa tersebut dinilai terjadi akibat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya aksi main hakim sendiri (eigenrichting) yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia dalam sepekan terakhir. 

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku pengeroyokan guna menjaga marwah Indonesia sebagai negara hukum. 

Irawan menyoroti beberapa kejadian tragis yang menyita perhatian publik, mulai dari perundungan di Tanjung Balai hingga aksi pengeroyokan berujung maut di Bali dan Morowali. 

"Seminggu terakhir saya membaca beberapa peristiwa main hakim sendiri, mulai dari ASN yang digeruduk massa di Kota Tanjung Balai karena suaminya diduga melakukan pelecehan seksual, tangis anak di Bali karena ayahnya meninggal dikeroyok karena diduga mencuri ayam dan terakhir di Morowali seorang yang diduga mencuri motor juga dikeroyok massa hingga tewas,” ujar Irawan kepada wartawan dikutip Selasa (28/7/2026). 

Ia mengaku merasa miris melihat fenomena kekerasan yang dilakukan oleh massa secara membabi buta tersebut. Menurutnya, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. 

"Saya menyayangkan, sedih dan perih perasaan membaca dan menonton beberapa peristiwa tersebut. Terlepas dari dugaan kejahatan yang dilakukan oleh korban pengeroyokan, mereka tidak boleh dihakimi dengan cara seperti itu, apalagi dikeroyok beramai-ramai sampai meninggal dunia,” tegasnya. 

Lebih lanjut, legislator Golkar ini mengingatkan bahwa sebagai negara yang beradab, setiap persoalan hukum harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku, bukan melalui aksi massa. 

"Kita ini adalah negara beradab yang memiliki sistem hukum. Hukum harus dihormati sebagai suatu jalan untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, demi tegaknya hukum dan keadilan, saya anggota dpr ri meminta kepolisian untuk mengusut pelaku pengeroyokan dan main hakim sendiri serta memberikan hukuman setimpal. Selanjutnya, meminta pemerintah untuk bertanggungjawab memulihkan dan mendampingi psikologi keluarga korban yang ditinggalkan,” tambahnya. 

Ia juga memberikan catatan kritis bahwa fenomena ini merupakan cerminan dari menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. 

baca juga

Ia mendorong adanya perbaikan internal di tubuh instansi hukum agar kepercayaan publik dapat kembali pulih. 

"Peristiwa main hakim sendiri tersebut juga harus menjadi introspeksi kita semua. Bisa dikatakan salah satu sebab terjadinya peristiwa tersebut karena lemahnya kepercayaan terhadap proses dan institusi penegak hukum. Untuk memulihkan kepercayaan tersebut, penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan konsisten,” pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan

DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:00 WIB

Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo

Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:21 WIB

Terkini

Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam

Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:38 WIB

Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic

Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:38 WIB

6 HP Harga Rp5 Jutaan Spesifikasi Dewa: Memori Luas, Baterai Badak, Kamera Jernih

6 HP Harga Rp5 Jutaan Spesifikasi Dewa: Memori Luas, Baterai Badak, Kamera Jernih

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:35 WIB

Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum

Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:33 WIB

BRI Life Rilis Asuransi Savara untuk Jawab Kebutuhan Lengkap

BRI Life Rilis Asuransi Savara untuk Jawab Kebutuhan Lengkap

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:33 WIB

Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam

Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:32 WIB

Asing Banyak Lepas, BBNI Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

Asing Banyak Lepas, BBNI Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:27 WIB

Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans

Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:27 WIB

Donald Trump 'Bodo Amat' Israel Protes Penjualan Jet Tempur F-35 Turki

Donald Trump 'Bodo Amat' Israel Protes Penjualan Jet Tempur F-35 Turki

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:26 WIB

×