-
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto Jepang dan memicu pemadaman listrik 40.000 rumah.
-
Perjalanan kereta cepat Shinkansen terhenti total sementara pabrik chip TSMC dan Sony memeriksa kerusakan.
-
Peringatan tsunami setinggi satu meter akhirnya dicabut dan fasilitas nuklir dinyatakan aman dari kerusakan.
Kyushu Electric Power melaporkan pemadaman listrik secara mendadak melanda sekitar 40.000 tempat tinggal penduduk.
Operator jaringan transportasi JR Kyushu menghentikan seluruh perjalanan kereta api, termasuk armada kereta cepat Shinkansen.
Meskipun guncangan terasa sangat kuat, fasilitas energi nuklir di kawasan Kyushu dilaporkan tetap beroperasi aman.
Otoritas Regulasi Nuklir Jepang memastikan tidak ada keanehan atau kerusakan pada pembangkit listrik tenaga nuklir di lokasi gempa.
Kepulauan Jepang berdiri di atas kawasan vulkanik aktif Cincin Api Pasifik yang sangat rawan aktivitas tektonik.
Kondisi geografis ini membuat wilayah Jepang mengalami guncangan gempa bumi rata-rata setiap lima menit sekali.
Negara ini menyumbang sekitar 20 persen dari total gempa bumi berukuran magnitudo 6,0 atau lebih di seluruh dunia.
Kawasan Kumamoto sendiri menyimpan sejarah kelam terkait bencana geologi yang dahsyat satu dekade lalu.
Berdasarkan data resmi pemerintah, gempa bumi besar di Kumamoto 10 tahun lalu merenggut 275 nyawa dan melukai 2.739 orang.