Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Masih Diperiksa KPK! Nasibnya Ditentukan Dalam 1x24 Jam

Muhamad Yasir

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:25 WIB
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Masih Diperiksa KPK! Nasibnya Ditentukan Dalam 1x24 Jam
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Halaman Polres Pemalang. [Instagram]
baca 10 detik
  • Bupati Pemalang Anom Widiyantoro masih diperiksa intensif di KPK setelah terjaring OTT.
  • KPK mengamankan 21 orang di tiga wilayah serta menyita uang tunai sekitar Rp2 miliar.
  • KPK menyelidiki dugaan korupsi proyek pemerintah dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Suara.com - Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). KPK akan menentukan status hukum Anom dalam waktu 1x24 jam sejak penangkapan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Anom merupakan salah satu pihak yang diamankan dalam OTT dan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

“Tadi malam sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah menggelar OTT ke-18 sepanjang 2026. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 21 orang yang tersebar di tiga wilayah.

Sebanyak lima orang ditangkap di Jakarta, 15 orang di Kabupaten Pemalang, dan seorang lainnya di Kabupaten Purworejo. Salah satu yang ikut diamankan adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Dari total 21 orang tersebut, KPK membawa 12 orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka terdiri atas lima orang yang ditangkap di Jakarta, enam orang dari Pemalang, dan seorang dari Purworejo.

Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita uang tunai sekitar Rp2 miliar serta menyegel sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara.

KPK mengungkapkan OTT ini berkaitan dengan dugaan korupsi proyek-proyek pemerintah dan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu paling lama 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:24 WIB

Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti

Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:44 WIB

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:24 WIB

Bagaimana Cara Memilih Motor Listrik yang Cocok untuk Penggunaan Harian di Kota?

Bagaimana Cara Memilih Motor Listrik yang Cocok untuk Penggunaan Harian di Kota?

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:20 WIB

Arab Saudi di Pusaran Perang Timur Tengah, Apa Dampaknya untuk Minyak Dunia?

Arab Saudi di Pusaran Perang Timur Tengah, Apa Dampaknya untuk Minyak Dunia?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:19 WIB

Serum Viva Anti Aging Dipakai Kapan? Ini Waktu yang Tepat untuk Kurangi Kerutan dan Flek Hitam

Serum Viva Anti Aging Dipakai Kapan? Ini Waktu yang Tepat untuk Kurangi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:19 WIB

Promo Buy 1 Get 1Sports Station di MAPCLUB Hingga 2 Agustus 2026, Begini Cara Dapatkannya

Promo Buy 1 Get 1Sports Station di MAPCLUB Hingga 2 Agustus 2026, Begini Cara Dapatkannya

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:16 WIB

Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:16 WIB

Jangan Salah Paham! Ini Isi Lengkap Putusan MK tentang Kuota Internet Hangus

Jangan Salah Paham! Ini Isi Lengkap Putusan MK tentang Kuota Internet Hangus

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:15 WIB

3 Pilihan Lipstik Bullet Lokal, Warna Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering

3 Pilihan Lipstik Bullet Lokal, Warna Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:12 WIB

Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak

Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:12 WIB

Kebakaran Hanguskan Kandang Berisi Puluhan Ribu Ayam di Magetan, Ini Kronologinya

Kebakaran Hanguskan Kandang Berisi Puluhan Ribu Ayam di Magetan, Ini Kronologinya

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:10 WIB

×