Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja

Muhamad Yasir

Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:41 WIB
Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja
Calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan mengikuti pelatihan fire walk atau berjalan tanpa alas kaki di atas api. [Suara.com/Instagram]
baca 10 detik
  • BPJS Watch mengecam pelatihan berjalan di atas api bagi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan.
  • Timboel Siregar menyatakan kegiatan tersebut berbahaya, tidak ada urgensinya, serta mempertanyakan penggunaan anggaran.
  • BPJS Watch mendesak direksi memberikan penjelasan terbuka terkait video viral pelatihan dan menghentikan kegiatan tersebut.

Suara.com - BPJS Watch mengecam keras pelatihan fire walk atau berjalan di atas api yang diikuti calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut dinilai tidak memiliki relevansi dengan pekerjaan, berisiko terhadap keselamatan peserta, hingga berpotensi menghamburkan dana yang berasal dari iuran pekerja.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan pelatihan semacam itu sama sekali tidak memiliki urgensi bagi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik.

"Pelatihan berjalan di atas api oleh calon pekerja di BPJS TK menurut saya sangat tidak tepat dan harus disesali, dan tentunya tidak ada urgensinya pada saat mereka bekerja di BPJS TK," kata Timboel kepada Suara.com, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut justru berisiko membahayakan calon pegawai dan tidak mencerminkan prinsip keselamatan kerja yang selama ini menjadi salah satu fokus BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya kira pelatihan tersebut beresiko besar terhadap calon pekerja, dan tidak mendukung keselamatan calon pekerja," ujarnya.

Timboel juga menolak apabila pembekalan calon pegawai melibatkan institusi militer maupun kepolisian. Ia menilai model pelatihan seperti itu tidak tepat diterapkan di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya menolak keras pelatihan seperti ini, dan saya pun menolak pelatihan yang dilakukan TNI atau Polri terhadap calon pekerja BPJS TK," tegasnya.

Selain menyoroti aspek keselamatan, Timboel mempertanyakan penggunaan anggaran untuk kegiatan tersebut.

Menurutnya, biaya pelatihan semestinya dialokasikan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

baca juga

"Biaya pelatihan ini mahal, yang sesungguhnya biaya tersebut diambil dari dana buruh di BPJS TK, yang seharusnya digunakan secara lebih baik oleh direksi untuk menciptakan pekerja yang handal dengan pelayanan yang baik kepada pekerja," katanya.

Karena itu, BPJS Watch mendesak Direksi BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan terbuka mengenai pelaksanaan pelatihan tersebut, termasuk alasan adanya dugaan keterlibatan personel TNI atau Polri.

"Saya berharap Direksi BPJS TK menjelaskan tentang masalah pelatihan ini dan menjelaskan tentang keterlibatan TNI atau Polri dalam pelatihan ini. Saya berharap direksi BPJS TK menghentikan segera pelatihan ini," tegas Timboel.

Viral di Media Sosial

Desakan itu muncul setelah video yang memperlihatkan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan berjalan tanpa alas kaki di atas api viral di media sosial.

Salah satu video diunggah akun Instagram @melaniesubono dengan narasi, "Skil penting calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan harus bisa jalan di atas api. Kira-kira berapa budget pelatihan ini?"

Dalam video yang dilihat Suara.com, Jumat (31/7/2026), para peserta mengenakan seragam hijau, celana hitam, topi, dan tanda pengenal. Mereka tampak mengikuti kegiatan di area terbuka yang menyerupai hutan atau lahan kosong.

Sebelum melintasi bara api, peserta meneriakkan yel-yel "Jamsostek, Jamsostek, Jamsostek Jaya". Setelah berhasil melewati bara api, kaki mereka langsung dicelupkan ke ember berisi air.

Video itu juga memperlihatkan sejumlah pria mengenakan seragam loreng. Salah satunya terlihat menyemprotkan cairan yang diduga bahan bakar ke bara api sebelum peserta melintas.

Fire walk sendiri merupakan aktivitas berjalan tanpa alas kaki di atas bara api atau batu panas yang kerap digunakan dalam pelatihan motivasi untuk membangun mental dan kepercayaan diri.

Hingga Jumat sore, pihak BPJS Ketenagakerjaan belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi Suara.com. Konfirmasi juga telah dilayangkan kepada Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas terkait dugaan keterlibatan personel TNI dalam kegiatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Latihan Ala Militer, Jalan di Atas Api Viral

Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Latihan Ala Militer, Jalan di Atas Api Viral

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa

Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:08 WIB

Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI

Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:49 WIB

Terkini

MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai

MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:44 WIB

Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja

Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:41 WIB

Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026

Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:40 WIB

Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR

Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:33 WIB

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:32 WIB

Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari

Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:31 WIB

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

×