Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:55 WIB
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
Presiden Prabowo Subianto (setkab.go.id)
baca 10 detik
  • Presiden Korsel Lee Jae Myung meminta Presiden Prabowo berkunjung dan membuka dialog dengan Korut.

  • Prabowo menyatakan kesediaan membantu proses diplomasi damai demi menjaga kebebasan politik luar negeri Indonesia.

  • Dunia internasional memandang Indonesia sebagai mediator netral yang dipercaya tanpa kepentingan politik tertentu.

Suara.com - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung secara khusus meminta Presiden Indonesia Prabowo Subianto melawat ke Korea Utara guna membuka ruang komunikasi dua negara. Dan Prabowo mau. Indonesia memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Korea Utara yang telah terjalin sejak tanggal 17 Juni 1961.

Permintaan strategis tersebut disanggupi Prabowo demi memperkuat peran aktif politik luar negeri Indonesia di panggung diplomasi dunia. Termasuk jika diminta ke negara Kim Jong Un itu.

Kepercayaan Korsel ini menjadi bukti nyata bahwa posisi netral Indonesia diakui sekaligus dihormati oleh kekuatan geopolitik internasional.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)

Sinyal diplomasi berharga ini diungkapkan Prabowo di hadapan para pengusaha anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Prabowo menegaskan bahwa kebebasan sikap politik Indonesia membuat negara ini bebas berinteraksi dengan poros manapun, mulai dari Amerika Serikat, China, Rusia, hingga tetangga terdekat.

"Ini juga yang membuat kita bisa diterima di mana-mana. Bahkan kunjungan saya terakhir di Seoul, Korea Selatan, presiden (Lee Jae Myung) meminta kepada saya. 'bisa enggak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog?'," kata Prabowo.

Prabowo menyambut positif ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya jika amanat diplomasi damai itu benar-benar dibutuhkan.

"Oh saya bilang 'saya dengan hormat, dengan rela, kalau yang mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya berangkat'," ujar Prabowo.

Prabowo menilai permintaan Seoul lahir dari persepsi global yang memandang Indonesia murni bertindak tanpa agenda hidden interest atau intervensi internal.

baca juga

Prinsip menghormati kedaulatan negara lain menjadi fondasi utama yang terus dipertahankan pemerintah Indonesia dalam memediasi berbagai dinamika regional.

"Di Myanmar pun kita pegang teguh itu. Kita bisa diterima oleh hampir semua pihak," kata Prabowo.

Pendekatan non-blok ini terbukti efektif menjaga kestabilan hubungan bilateral Indonesia di tengah tajamnya kontestasi kekuatan dunia.

Sikap tidak memihak tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk tampil sebagai juru damai yang diterima berbagai faksi berkonflik.

Sejarah hubungan diplomatik Indonesia - Korea Utara

Indonesia memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Korea Utara yang telah terjalin sejak tanggal 17 Juni 1961.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk

Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:27 WIB

Terkini

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

×