Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

Muhamad Yasir

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB
Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang
Pesawat jet tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) dilaporkan tergelincir di kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin 24 Agustus 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
baca 10 detik
  • Pesawat Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU keluar landasan sejauh 30 meter pada Senin, 24 Agustus 2026.
  • Insiden di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan itu terjadi akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi optimal.
  • Seluruh awak beserta pesawat dilaporkan selamat, dan bangkai pesawat segera ditarik menuju hanggar untuk pemeriksaan.

Suara.com - Pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 TNI Angkatan Udara (AU) keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan saat menjalani rangkaian test flight setelah baru menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.

Insiden itu terjadi ketika pesawat menjalani tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan. Saat melakukan pengereman, pesawat mengalami kendala teknis karena sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, pesawat tersebut sebelumnya baru menyelesaikan proses overhaul sebelum memasuki rangkaian uji terbang.

"TNI Angkatan Udara menyampaikan bahwa telah terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat," ujar Nyoman dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Dalam rangkaian pengujian tersebut, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan. Namun, saat memasuki proses pengereman, muncul kendala pada sistem tersebut.

"Saat melaksanakan pengereman terjadi kendala teknis pada sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal yang berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan," katanya.

Meski keluar dari ujung landasan, Nyoman memastikan pesawat dan seluruh awak berada dalam kondisi aman.

Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pesawat juga akan disiapkan untuk kembali melaksanakan rangkaian pengujian berikutnya setelah pemeriksaan dilakukan.

"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan test berikutnya," ujar Nyoman.

baca juga

Kepulan Asap

Sebelumnya, insiden pesawat Sukhoi yang keluar dari area landasan pacu di kawasan Lanud Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan.

Pesawat terlihat berada di luar area landasan sisi barat, tidak jauh dari jalan raya, sementara sejumlah foto dan video peristiwa tersebut beredar di media sosial.

Sejumlah saksi juga melaporkan melihat kepulan asap saat pesawat keluar jalur. Posisi pesawat yang berada cukup dekat dengan jalan raya membuat insiden tersebut sempat menjadi tontonan warga yang melintas.

Meski demikian, operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dilaporkan tetap berjalan normal dengan menggunakan landasan pacu lainnya.

Akses ke sekitar lokasi kejadian juga diperketat selama proses penanganan pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit TNI AL Dikeroyok di Matraman Gara-gara Senggolan, Dipukul Helm hingga Ditendangi

Prajurit TNI AL Dikeroyok di Matraman Gara-gara Senggolan, Dipukul Helm hingga Ditendangi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB

DPR Enggan Buru-buru Sikapi Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

DPR Enggan Buru-buru Sikapi Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×