- Alan Smith menembak delapan anggota keluarganya di Billings, Montana, pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.
- Pelaku membakar rumah korban sebelum ditemukan tewas di luar bangunan akibat luka tembak diri sendiri.
- Salah satu korban anak sempat menelepon layanan darurat 911 untuk menyelamatkan keluarganya dari situasi berbahaya.
Polisi menerima laporan penembakan sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Ketika petugas pertama tiba, mereka mendengar suara tembakan dari bagian belakang rumah sebelum bangunan tersebut kemudian dilalap api.
Petugas pemadam kebakaran harus menunggu polisi memastikan lokasi aman sebelum dapat mendekati rumah.
Kondisi semakin sulit karena kawasan permukiman tersebut tidak memiliki hidran pemadam kebakaran.
Api kemudian menghanguskan hampir seluruh bangunan. Kerusakan parah membuat proses pemeriksaan lokasi kejadian dan pengumpulan barang bukti menjadi lebih sulit.
Brad Ireland mengatakan Smith membakar rumah setelah menembak anggota keluarganya dan kemudian berusaha melarikan diri.
Namun, hingga kini aparat belum secara resmi mengungkap penyebab kebakaran maupun motif pasti di balik penembakan.
Smith akhirnya ditemukan di luar rumah dengan luka akibat tembakan yang dilakukannya sendiri.
Ia sempat dibawa ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian tersebut.
Keterangan sejumlah anggota keluarga dan warga sekitar menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap apa yang terjadi sebelum tragedi.
Ireland menggambarkan Smith sebagai sosok yang tertutup dan sebagian besar waktunya dihabiskan di kamar sambil menggunakan komputer.
"Tidak ada yang tahu apa yang dia lakukan di sana sepanjang hari dan malam," ujar Ireland.