Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Galih Prasetyo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
Seorang pria berusia 44 tahun diduga menembak delapan anggota keluarganya di AS saat mereka berkumpul untuk makan malam, sebelum akhirnya ditemukan tewas. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Alan Smith menembak delapan anggota keluarganya di Billings, Montana, pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.
  • Pelaku membakar rumah korban sebelum ditemukan tewas di luar bangunan akibat luka tembak diri sendiri.
  • Salah satu korban anak sempat menelepon layanan darurat 911 untuk menyelamatkan keluarganya dari situasi berbahaya.

Suara.com - Tragedi penembakan mengguncang kawasan pinggiran Billings, Montana, Amerika Serikat.

Seorang pria berusia 44 tahun diduga menembak delapan anggota keluarganya saat mereka berkumpul untuk makan malam, sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Mengutip Associated Press, Rabu (26/8/2026), penembakan terjadi pada Minggu malam, 23 Agustus 2026 waktu setempat, di sebuah rumah di kawasan suburban Billings.

Polisi mengidentifikasi tersangka sebagai Alan Smith, 44 tahun.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan konflik keluarga sebagai latar belakang penembakan.

Delapan korban berasal dari empat generasi dalam satu keluarga. Mereka terdiri atas nenek, orang tua, saudara perempuan Smith, serta empat anak berusia 7 hingga 15 tahun.

Salah satu korban adalah Megan Ghekiere, saudara perempuan Smith.

Dua anak Megan, Owen Ireland, 13 tahun, dan Chloe Ireland, 7 tahun, turut menjadi korban.

Dua anak tiri suami Megan juga meninggal dalam kejadian tersebut, yakni Landon Ghekiere, 15 tahun, dan Charlotte Ghekiere, 12 tahun.

baca juga

Brad Ireland, mantan suami Megan Ghekiere, mengatakan Smith sebelumnya tinggal bersama orang tuanya di rumah tersebut selama bertahun-tahun.

Namun, Smith diminta meninggalkan rumah sekitar dua pekan sebelum penembakan.

Pada malam kejadian, Smith kembali ke rumah ketika keluarga sedang berkumpul dalam agenda makan malam mingguan. Tak lama kemudian, penembakan terjadi.

Salah satu momen paling memilukan dalam tragedi tersebut terjadi ketika Charlotte Ghekiere, 12 tahun, disebut sempat menelepon layanan darurat 911 dan berusaha menyelamatkan anggota keluarganya.

Jennifer Mercer, tetangga keluarga tersebut, menyebut tindakan Charlotte sebagai sesuatu yang luar biasa di tengah situasi berbahaya.

"Charlotte adalah seorang pahlawan. Dia menelepon 911 dan berusaha menyelamatkan keluarganya," kata Mercer.

Polisi menerima laporan penembakan sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Ketika petugas pertama tiba, mereka mendengar suara tembakan dari bagian belakang rumah sebelum bangunan tersebut kemudian dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran harus menunggu polisi memastikan lokasi aman sebelum dapat mendekati rumah.

Kondisi semakin sulit karena kawasan permukiman tersebut tidak memiliki hidran pemadam kebakaran.

Api kemudian menghanguskan hampir seluruh bangunan. Kerusakan parah membuat proses pemeriksaan lokasi kejadian dan pengumpulan barang bukti menjadi lebih sulit.

Brad Ireland mengatakan Smith membakar rumah setelah menembak anggota keluarganya dan kemudian berusaha melarikan diri.

Namun, hingga kini aparat belum secara resmi mengungkap penyebab kebakaran maupun motif pasti di balik penembakan.

Smith akhirnya ditemukan di luar rumah dengan luka akibat tembakan yang dilakukannya sendiri.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian tersebut.

Keterangan sejumlah anggota keluarga dan warga sekitar menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap apa yang terjadi sebelum tragedi.

Ireland menggambarkan Smith sebagai sosok yang tertutup dan sebagian besar waktunya dihabiskan di kamar sambil menggunakan komputer.

"Tidak ada yang tahu apa yang dia lakukan di sana sepanjang hari dan malam," ujar Ireland.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Kenapa Amerika Serikat Tangguhkan Permohonan Visa Imigran dari Seluruh Dunia?

Kenapa Amerika Serikat Tangguhkan Permohonan Visa Imigran dari Seluruh Dunia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Apa Itu Visa H-1B Amerika Serikat? AS Mau Naikkan Biaya Pengajuannya Sampai Rp 1,82 Miliar

Apa Itu Visa H-1B Amerika Serikat? AS Mau Naikkan Biaya Pengajuannya Sampai Rp 1,82 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Donald Trump Bawa AS ke Jurang Utang Terdalam, Setiap Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar

Donald Trump Bawa AS ke Jurang Utang Terdalam, Setiap Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×