Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:34 WIB
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
ILustrasi demo FMN (Front Mahasiswa Nasional). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]
baca 10 detik
  • Front Mahasiswa Nasional dan aliansinya akan menggelar aksi di Istana Negara Jakarta pada 27 Agustus 2026.
  • Aksi tersebut bertepatan dengan satu tahun Gerakan Anti Kapitalis Birokrat dan memilih Istana karena tidak percaya pada DPR.
  • Massa membawa sepuluh tuntutan termasuk menurunkan harga kebutuhan pokok dan menghentikan program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Front Mahasiswa Nasional (FMN) bersama sejumlah organisasi yang tergabung dalam aliansi akan menggelar aksi di kawasan Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8/2026) siang.

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 14.30-17.00 WIB dan diikuti massa dari kalangan mahasiswa, perempuan, petani, serta pemuda di Jakarta. Massa rencananya akan bergabung dan menggelar aksi bersama dalam Aksi Kamisan.

Ketua Pimpinan Pusat FMN Symphati Dimas mengatakan, aksi tersebut digelar bertepatan dengan satu tahun Gerakan Anti Kapitalis Birokrat Agustus-September 2025.

Dimas menjelaskan alasan pihaknya memilih Istana Negara sebagai lokasi aksi, bukan Gedung DPR/MPR.

Menurut dia, aspirasi dan kepentingan rakyat Indonesia tidak lagi dapat diserahkan kepada DPR untuk diperjuangkan.

"Terutama pada saat mayoritas anggota DPR-RI berasal dari Partai Politik Elektoral yang berbeda tetapi sama karena terdiri dari sekutu dan pendukung pemerintah!" kata Dimas dalam keterangannya.

Dimas mengatakan, pendukung Presiden Prabowo Subianto maupun kelompok masyarakat tertentu dinilai berupaya menggerus konsistensi program perjuangan dan tuntutan yang mereka bawa.

Namun, FMN, Front Perjuangan Rakyat (FPR), dan aliansinya mengaku tetap berupaya konsisten menyuarakan program serta tuntutan rakyat.

Dimas menegaskan, keputusan menggelar aksi di Istana bukan berarti FMN, FPR, dan aliansinya tidak bersatu dengan rakyat atau menentang tuntutan masyarakat lainnya.

baca juga

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang juga digelar hari ini dengan tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Menurut Dimas, FMN, FPR, dan aliansinya memilih menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto tanpa melalui perantara.

"Bila anggota DPR-RI menganggap bahwa aksi dan tuntutan ini benar dan tepat maka sudah seharusnya dengan inisiatif dan kekuatan yang melekat padanya mendukung dan memperkuat tuntutan ini, bukan rakyat lagi yang harus mendesak atau memohon-mohon untuk didukung!" ujarnya.

Bawa 10 Tuntutan

Dalam aksi tersebut, FMN, FPR, dan aliansinya akan menyampaikan 10 tuntutan, yakni:

  1. Menurunkan harga kebutuhan pokok bagi seluruh rakyat dan biaya produksi bagi kaum tani.
  2. Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan membubarkan Koperasi Desa Merah Putih.
  3. Menjamin dan menyediakan pekerjaan bermutu serta upah yang adil bagi rakyat Indonesia.
  4. Menghentikan pembangunan komando dan batalyon teritorial.
  5. Menghentikan penempatan dan penugasan militer serta polisi di sektor pekerjaan sipil.
  6. Menghentikan perampasan tanah rakyat atas nama kepentingan negara.
  7. Menghentikan penangkapan suku bangsa minoritas dan kaum tani sebagai pembakar lahan.
  8. Segera melakukan rehabilitasi terhadap hak-hak rakyat korban bencana di Aceh, NTT, dan Kalimantan.
  9. Menjamin hak menentukan nasib sendiri serta menghentikan operasi militer di Tanah Papua.
  10. Tidak menghadapi dan menindak aksi damai serta tuntutan rakyat dengan kekerasan dan senjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Sajam dan Molotov! Polisi Periksa Acak Massa Demo DPR

Antisipasi Sajam dan Molotov! Polisi Periksa Acak Massa Demo DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Ada Kelompok Anarko di Demo 27 Agustus, Siapa Mereka? Begini Jejaknya di Indonesia

Ada Kelompok Anarko di Demo 27 Agustus, Siapa Mereka? Begini Jejaknya di Indonesia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Meski Ada Demo IHSG Kuat Menghijau ke Level 6.460 di Sesi I, DSSA dan INET Diburu

Meski Ada Demo IHSG Kuat Menghijau ke Level 6.460 di Sesi I, DSSA dan INET Diburu

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×