Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

Galih Prasetyo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas
Ilustrasi kebakaran (Shutterstock).
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda ruang bersalin Pakistan Institute of Medical Sciences di Islamabad pada Rabu, 26 Agustus 2026.
  • Tragedi tersebut menyebabkan 14 bayi baru lahir di ruang perawatan intensif meninggal dunia akibat kebakaran.
  • Penyelidikan awal menunjukkan kebakaran dipicu oleh ledakan unit pendingin udara yang diperparah oleh tabung oksigen.

Suara.com - Kebakaran hebat melanda ruang bersalin di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS), Islamabad, Pakistan, Rabu (26/8/2026).

Sedikitnya 14 bayi baru lahir yang berada di ruang perawatan intensif (ICU) meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Administrasi rumah sakit mengonfirmasi 14 bayi meninggal setelah api melalap bangsal bersalin pada Rabu dini hari.

Juru bicara rumah sakit, Dr Aneeza Jalil, mengatakan kepada Dawn bahwa terdapat 15 bayi di ruangan tersebut ketika kebakaran terjadi.

Menurut keterangan Jalil, hanya satu bayi yang berhasil diselamatkan oleh seorang dokter.

Sebagian bayi lainnya berada dalam inkubator atau mendapat bantuan oksigen ketika kebakaran melanda ruangan.

Kebakaran di RS Pakistan [Istimewa]
Kebakaran di RS Pakistan [Istimewa]

Menteri Kesehatan Pakistan Mustafa Kamal mengatakan keberadaan tabung oksigen turut memperburuk situasi.

Api disebut dengan cepat membesar setelah kebakaran terjadi di ruang perawatan bayi.

Penyelidikan awal menyebut kebakaran diduga dipicu kerusakan pada unit pendingin udara.

baca juga

Perangkat tersebut dilaporkan meledak di dalam ruang perawatan bayi yang tengah menjalani perawatan intensif.

Asap tebal kemudian memenuhi ruangan dan membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit.

Petugas penyelamat bahkan harus memecahkan jendela untuk menjangkau bayi-bayi yang berada di dalam bangsal.

Kondisi tersebut memicu kepanikan di antara pasien, keluarga, dan petugas rumah sakit.

Para perempuan yang baru saja menjalani persalinan terpaksa berusaha menyelamatkan diri melalui tangga, jendela, hingga menggunakan tangga darurat.

Salah satu saksi, Sardar Atti ur Rehman, 38, berada di rumah sakit setelah istrinya melahirkan seorang bayi perempuan sehari sebelumnya.

Ia sempat bergegas menuju ruang bersalin ketika mengetahui kebakaran terjadi.

"Saya tidak bisa melihat keluarga saya, termasuk bayi saya yang baru lahir di dalam ruangan, tetapi terus mencari," ujar Rehman dinukil dari The Guardian.

Rehman akhirnya mengetahui bahwa istri dan bayinya berhasil keluar dalam keadaan selamat.

Namun, ia juga melihat kepanikan keluarga lain yang berusaha menyelamatkan bayi mereka.

"Saya melihat seorang ibu menangis dan berteriak meminta anaknya yang dirawat di ICU," katanya.

Rehman mengaku berusaha masuk ke ruang ICU untuk membantu, tetapi asap terlalu tebal.

Kondisi tersebut membuatnya kesulitan bernapas dan tidak mampu melihat ke dalam ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

720 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Hebat di Penjaringan

720 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Hebat di Penjaringan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Warga Srengseng Sawah Kena Denda Rp 500 Ribu

Bakar Sampah Berujung Petaka, Warga Srengseng Sawah Kena Denda Rp 500 Ribu

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Anwar Ibrahim: Ya Allah Kendalikan Kabut Asap Kebakaran Hutan Agar Bisa Dirayakan HUT Malaysia

Anwar Ibrahim: Ya Allah Kendalikan Kabut Asap Kebakaran Hutan Agar Bisa Dirayakan HUT Malaysia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×