Petaka Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo: 448 Santri Keracunan, SPPG Kali Tengah Ditutup Sementara

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 02 September 2026 | 10:41 WIB
Petaka Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo: 448 Santri Keracunan, SPPG Kali Tengah Ditutup Sementara
Ilustrasi pelajar keracunan MBG. [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Ratusan santri Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis pada Selasa (1/9).
  • Pemerintah Provinsi Jawa Timur menanggung seluruh biaya pengobatan dan menghentikan sementara operasional katering penyedia makanan tersebut.
  • Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat total 448 orang terdampak, dengan 173 santri kini sudah diperbolehkan pulang.

Suara.com - Kasus dugaan keracunan massal menimpa ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Sidoarjo, usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Selasa (1/9).

Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat dengan memprioritaskan pemulihan seluruh korban.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, bahkan langsung meninjau kondisi para santri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo pada Rabu dini hari. Ia memastikan tim medis bekerja ekstra untuk menangani para pasien.

"Seluruh pasien tidak ditangani secara seragam, tetapi mendapatkan penanganan khusus sesuai kondisi medis masing-masing pasien," tegas Emil di lokasi.

Hingga Rabu pukul 00.30 WIB, Emil menjelaskan bahwa situasi mulai terkendali. Beberapa pasien yang kondisinya stabil sudah diizinkan pulang, meski pihak rumah sakit tetap dalam posisi siaga penuh.

Satu Sumber Katering, Beberapa Sekolah Terdampak

Ironisnya, kejadian ini ternyata tidak hanya terjadi di satu titik. Emil mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah lembaga pendidikan lain di Sidoarjo yang melaporkan gejala serupa pada hari yang sama.

Benang merah dari kasus-kasus ini mengarah pada satu sumber penyedia makanan yang sama.

"Selain pesantren, terdapat sejumlah satuan pendidikan lain yang mengalami kejadian serupa dan seluruhnya memiliki kesamaan yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, pada Selasa (1/9)," ungkapnya.

baca juga

Sebagai langkah tegas, operasional SPPG Kali Tengah telah dihentikan sementara.

Makan Bergizi Gratis (bgn.go.id)
Makan Bergizi Gratis (bgn.go.id)

Pemerintah tengah melakukan evaluasi mendalam dan menunggu hasil uji laboratorium untuk mengungkap penyebab pasti keracunan tersebut.

Biaya Pengobatan Ditanggung Pemerintah

Emil juga menginstruksikan jajarannya untuk menyisir seluruh siswa atau santri penerima manfaat program tersebut guna mengantisipasi adanya korban yang belum terdata.

"Pemerintah daerah juga akan melakukan pemantauan terhadap seluruh satuan pendidikan penerima manfaat, untuk memastikan tidak ada siswa atau santri yang mengalami gejala tetapi belum mendapatkan penanganan medis," kata Emil.

Terkait biaya, masyarakat diminta tidak perlu khawatir. Emil menjamin seluruh biaya perawatan medis korban, baik di RS pemerintah maupun swasta, akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Data Korban: 448 Orang Terdampak

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Sidoarjo, jumlah korban mencapai angka yang cukup signifikan. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, merinci sebaran korban hingga Rabu (2/9) dini hari.

"Hingga pukul 00.45, korban dugaan keracunan dari pihak Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo berjumlah 424 santri, sementara 24 orang lainnya merupakan korban dugaan kejadian yang sama dari pihak di luar ponpes," papar dr. Lakhsmie.

Kabar baiknya, proses pemulihan berjalan cukup cepat. Lakhsmie menyebutkan bahwa 173 santri di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis yang intensif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:25 WIB

Program Tanpa Kompromi: MBG Selalu Punya Alasan untuk Berjalan

Program Tanpa Kompromi: MBG Selalu Punya Alasan untuk Berjalan

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 14:17 WIB

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Daftar Tuntutan Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR, Simak Apa Saja

Daftar Tuntutan Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR, Simak Apa Saja

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×