Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

Galih Prasetyo

Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95
Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Filipina. [Dok Manila Bulletin]
baca 10 detik
  • Badan Meteorologi Filipina melaporkan asap karhutla Kalimantan mencapai Filipina akibat angin muson barat daya yang kuat.
  • Pejabat PAGASA menyatakan fenomena berulang saat El Nino ini berpotensi mengganggu transportasi udara serta kualitas udara.
  • Kementerian Kesehatan Filipina mengimbau warga rentan memakai masker N95 dan membatasi aktivitas luar ruangan.

Suara.com - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Filipina.

Badan Meteorologi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA), menyebut kondisi tersebut dipengaruhi angin muson barat daya yang masih cukup kuat.

Spesialis cuaca PAGASA, Benison Estareja, mengatakan kekuatan habagat masih relatif tinggi dan diperkirakan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut memungkinkan partikel asap dari kebakaran di Kalimantan terbawa menuju wilayah Filipina.

“Sistem cuaca yang berlaku saat ini dan dalam beberapa hari ke depan masih merupakan muson barat daya, dan relatif belum melemah,” kata Estareja dinukil dari Manila Bulletin.

Menurut Estareja, selama kebakaran hutan masih berlangsung di sekitar Kalimantan, kemungkinan perpindahan partikel asap menuju Filipina tetap terbuka.

Salah satu wilayah yang berpotensi terdampak adalah Luzon bagian selatan.

“Selama masih ada kebakaran hutan di sekitar Kalimantan, Indonesia, masih mungkin terjadi transportasi partikel dari wilayah tersebut menuju bagian selatan Luzon,” ujarnya.

Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Timur. [Antara/Auliya Rahman/tom]
Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Timur. [Antara/Auliya Rahman/tom]

Arah Kabut Asap Bergantung Angin Muson Barat

baca juga

Estareja menjelaskan sebaran partikel asap tidak selalu mengarah ke wilayah yang sama.

Pergerakannya sangat bergantung pada orientasi atau arah angin muson barat yang sedang bertiup.

Wilayah yang terdampak dapat membentang dari Central Luzon hingga Visayas.

Namun, cakupan pastinya dapat berubah mengikuti perkembangan pola angin.

“Wilayah yang mungkin dituju partikel dapat sedikit berubah, tetapi bisa berkisar dari Central Luzon hingga ke Visayas, tergantung orientasi habagat,” kata Estareja.

Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah Filipina perlu meningkatkan pemantauan kualitas udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan

Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 19:27 WIB

Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api

Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:18 WIB

Bukan Kejahatan Biasa, DPR Usul Pembakar Hutan Dihukum Mati

Bukan Kejahatan Biasa, DPR Usul Pembakar Hutan Dihukum Mati

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:17 WIB

Pemerintah Harus Perkuat Mitigasi! Ancaman Karhutla 2027 Bisa Lebih Parah

Pemerintah Harus Perkuat Mitigasi! Ancaman Karhutla 2027 Bisa Lebih Parah

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:12 WIB

Kalimantan Dikepung Asap Karhutla, DPR Tegaskan Kesehatan Guru dan Siswa Prioritas Utama

Kalimantan Dikepung Asap Karhutla, DPR Tegaskan Kesehatan Guru dan Siswa Prioritas Utama

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:47 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×