Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 04 September 2026 | 07:37 WIB
Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
baca 10 detik
  • Otoritas Irak menyita uang tunai, 35 properti, dan enam kendaraan milik Alaa Mohsen Khalaf.

  • Kasus ini menyeret mantan Wakil Menteri Minyak Adnan al-Jumaili atas tuduhan pemborosan anggaran negara.

  • Operasi pembersihan korupsi sejak Juni telah menangkap puluhan pejabat dan pengusaha sektor minyak.

Suara.com - Otoritas peradilan Irak berhasil menyita uang tunai, 35 unit properti, serta enam kendaraan bernilai sekitar 10 juta dolar AS dari tangan mantan kepala kantor pejabat senior kementerian minyak. Penindakan tegas ini menjadi langkah terbaru Baghdad dalam membongkar jaringan korupsi di sektor energi negara tersebut.

Hakim pemeriksa di Pengadilan Kriminal Pusat untuk Pemberantasan Korupsi Baghdad mengonfirmasi penyitaan dana 7 miliar dinar Irak atau setara 5,3 juta dolar AS dan uang tunai senilai 5,5 juta dolar AS dari terdakwa Alaa Mohsen Khalaf. Pengadilan memastikan seluruh aset properti dan armada kendaraan milik terdakwa kini berada dalam penguasaan negara seiring proses hukum yang terus berjalan.

"Pihak berwenang menyita 7 miliar dinar Irak (sekitar 5,3 juta dolar AS) dan 5,5 juta dolar AS lainnya dalam mata uang AS dari terdakwa Alaa Mohsen Khalaf," kata pernyataan resmi dari Dewan Peradilan Tertinggi Irak, dikutip dari Anadolu, Jumat (4/9/2026).

Khalaf tercatat pernah menjabat sebagai kepala staf untuk Adnan al-Jumaili, mantan wakil menteri minyak urusan penyulingan. Al-Jumaili sendiri telah ditahan atas tuduhan penyelewengan keuangan negara dan penyalahgunaan wewenang.

Pemerintah Irak melancarkan operasi pembersihan korupsi skala besar sejak 28 Juni lalu bekerja sama dengan Dewan Peradilan Tertinggi. Operasi gabungan ini bertujuan memburu para pelaku kejahatan finansial sekaligus mengembalikan kerugian negara.

Penyidikan mendalam berfokus pada pengakuan al-Jumaili setelah dirinya dipecat resmi pada bulan Juni. Mantan pejabat tinggi tersebut terbukti membuang-buang anggaran negara dan membagikan proyek kontrak secara ilegal.

Gebrakan hukum ini telah menjaring puluhan pejabat aktif, mantan birokrat, anggota parlemen, hingga pengusaha papan atas di sektor minyak. Serangkaian penggeledahan di Baghdad dan berbagai provinsi berhasil mengamankan tumpukan uang tunai, sertifikat tanah, serta aset mewah lainnya.

Sektor minyak Irak selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional sekaligus arena yang rentan terhadap praktik korupsi birokrasi. Keterlibatan pejabat tingkat tinggi dalam penyelewengan anggaran publik telah memicu krisis kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan negara.

Pemerintah Irak bersama lembaga peradilan memperketat pengawasan terhadap distribusi proyek dan pengisian jabatan strategis. Penangkapan para aktor kunci di kementerian minyak menjadi komitmen nyata negara dalam menghentikan kebocoran pendapatan sektor energi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:35 WIB

WNA Diperiksa Jadi Saksi di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

WNA Diperiksa Jadi Saksi di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:13 WIB

Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?

Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?

News | Kamis, 03 September 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×