- Perdana Menteri Lawrence Wong mengumumkan kenaikan gaji pejabat politik Singapura di parlemen pada 8 September 2026.
- Gaji tahunan acuan perdana menteri Singapura naik 64 persen menjadi S$3,6 juta atau setara Rp46,8 miliar.
- Penerimaan tetap Presiden Indonesia mencapai sekitar Rp752,88 juta per tahun, jauh lebih rendah daripada Singapura.
Suara.com - Perbandingan gaji pejabat Indonesia dan Singapura menarik perhatian setelah Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengumumkan perubahan besar dalam skema gaji pejabat politik pada Selasa, 8 September 2026.
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengumumkan rencana kebijakan tersebut dalam sidang parlemen, Selasa (8/9/2026) waktu setempat.
Di Singapura, gaji acuan untuk menteri level awal dinaikkan dari S$1,1 juta menjadi S$1,8 juta per tahun atau setara Rp25,1 miliar.
Sementara gaji tahunan acuan perdana menteri naik dari S$2,2 juta menjadi S$3,6 juta, atau meningkat sekitar 64 persen.
![Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma/rwa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/06/60383-kunjungan-pm-singapura-ke-indonesia-prabowo-subianto-dan-pm-lawrence-wong-dan.jpg)
Namun, kenaikan tersebut tidak berarti seluruh pejabat langsung menerima kenaikan 60 persen.
Pejabat politik yang sedang menjabat hanya mendapatkan penyesuaian satu kali maksimal 9 persen mulai 15 Oktober 2026, tergantung kinerja dan tanggung jawab masing-masing.
Di sisi lain, gaji pokok pejabat tinggi negara Indonesia masih jauh lebih rendah. Presiden, Wakil Presiden, dan menteri menggunakan besaran gaji pokok yang telah ditetapkan melalui aturan pemerintah sejak lama.
Gaji Presiden Indonesia
Gaji Presiden Prabowo Subianto memperoleh gaji pokok Rp30,24 juta per bulan.
Besaran tersebut merupakan enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain Presiden dan Wakil Presiden yang berada di angka Rp5,04 juta.
Selain gaji pokok, Presiden memperoleh tunjangan jabatan Rp32,5 juta per bulan.
Jika kedua komponen tersebut dijumlahkan, penerimaan tetap Presiden mencapai sekitar Rp62,74 juta per bulan atau Rp752,88 juta per tahun.
Angka itu belum memasukkan fasilitas negara yang melekat pada jabatan Presiden, seperti rumah jabatan, kendaraan dinas, serta kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kenegaraan.
Wakil Presiden Rp20,16 Juta
Untuk Wakil Presiden, gaji pokok ditetapkan sebesar Rp20,16 juta per bulan.
Besaran itu merupakan empat kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain Presiden dan Wakil Presiden.
Wapres juga memperoleh tunjangan jabatan sebesar Rp22 juta per bulan.
Dengan demikian, gaji pokok dan tunjangan jabatan mencapai sekitar Rp42,16 juta per bulan.
Jika dihitung setahun, jumlah tersebut sekitar Rp505,92 juta, belum termasuk fasilitas dan hak keuangan lain yang melekat pada jabatan.
![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/kye]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/14/37805-gibran-rakabuming-raka-wapres-gibran.jpg)
Gaji Menteri Hanya Rp5,04 Juta
Perbedaan paling mencolok terlihat pada posisi menteri.
Gaji pokok menteri di Indonesia berada di angka Rp5,04 juta per bulan.
Menteri juga memperoleh tunjangan jabatan sekitar Rp13,608 juta per bulan, sehingga gaji pokok ditambah tunjangan jabatan menjadi sekitar Rp18,648 juta per bulan.
Artinya, jika hanya melihat dua komponen tersebut, penerimaan seorang menteri dalam setahun sekitar Rp223,78 juta.
Namun, angka tersebut bukan keseluruhan penghasilan atau fasilitas yang mungkin diterima menteri.
Komponen tunjangan kinerja dan fasilitas kedinasan dapat berbeda berdasarkan aturan yang berlaku.
Singapura: Gaji Menteri Tembus Rp20 Miliar
Situasinya sangat berbeda di Singapura. Pemerintah Singapura memperbarui patokan gaji menteri level awal dari S$1,1 juta menjadi S$1,8 juta per tahun.
Jika menggunakan kurs S$1 sekitar Rp13.000, angka tersebut setara sekitar Rp23,4 miliar per tahun.
Namun angka S$1,8 juta tersebut adalah angka acuan, bukan berarti setiap menteri langsung menerima nominal tersebut.
Pemerintah Singapura menjelaskan bahwa pejabat yang sedang menjabat hanya mendapat penyesuaian maksimal 9 persen mulai Oktober.
Menteri yang sebelumnya berada pada S$1,1 juta, misalnya, dapat menerima sekitar S$1,2 juta jika mendapat kenaikan penuh.
Gaji PM Singapura Rp46 Miliar Setahun
Perubahan paling mencolok terjadi pada posisi perdana menteri.
Gaji tahunan acuan PM Singapura naik dari S$2,2 juta menjadi S$3,6 juta.
Reuters menyebut kenaikan tersebut mencapai sekitar 64 persen.
Dengan asumsi kurs S$1 sekitar Rp13.000, S$3,6 juta setara sekitar Rp46,8 miliar per tahun.
Jika dibagi rata 12 bulan, nilainya sekitar Rp3,9 miliar per bulan.
Sekali lagi, angka tersebut merupakan total remunerasi tahunan acuan yang mencakup komponen tetap dan variabel, bukan sekadar gaji pokok bulanan.
Menariknya, Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan tambahan penghasilannya selama lima tahun ke depan untuk kegiatan amal.
Mengapa Selisihnya Begitu Jauh?
Singapura menggunakan sistem penggajian yang dirancang agar remunerasi pejabat politik tetap kompetitif dengan sektor swasta.
Sederhananya, pemerintah Singapura melihat penghasilan kelompok warga dengan pendapatan tertinggi sebagai salah satu dasar untuk menentukan besaran gaji pejabat.
Dari angka tersebut kemudian diberikan potongan 40 persen untuk mencerminkan sifat pelayanan publik.
Dalam sistem baru, pemerintah Singapura menetapkan angka acuan untuk beberapa tingkatan menteri.
Di Singapura dikenal istilah Ministerial Rank (MR) atau tingkat/jenjang menteri.
Ini merupakan sistem pengelompokan jabatan yang digunakan untuk menentukan rentang gaji dan posisi remunerasi seorang menteri berdasarkan senioritas, tanggung jawab, serta kinerja.
Agar lebih sederhana, MR1, MR2, MR3 dan MR4 dapat dipahami sebagai tingkatan gaji menteri.
MR4 merupakan tingkat dasar atau menteri level awal, sementara tingkatan di atasnya mencerminkan tanggung jawab dan posisi yang lebih tinggi.
Perbandingan Singkat Pejabat Indonesia vs Singapura
| Jabatan | Indonesia | Singapura |
| Presiden / PM | Rp62,74 juta/bulan* | S$3,6 juta/tahun** |
| Wakil Presiden / DPM | Rp42,16 juta/bulan* | S$ 1,87/tahun |
| Menteri | Rp18,648 juta/bulan* | Acuan level awal S$1,8 juta/tahun** |
* Gaji pokok + tunjangan jabatan.
** Angka acuan remunerasi, bukan semata-mata gaji pokok.