Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Galih Prasetyo, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB
Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN
Salah satu siswi sekolah diduga keracunan makan bergizi gratis. (Antara)
baca 10 detik
  • Pegawai SPPG Bantul mengunggah video viral bernada olok-olok terhadap siswi korban keracunan di Karo pada Sabtu, 19 September 2026.
  • Badan Gizi Nasional Regional DIY bertindak cepat dengan memanggil serta memberikan teguran keras kepada pegawai dan pihak SPPG Muntuk.
  • BGN DIY menekankan pentingnya menjaga etika komunikasi publik dan melarang seluruh pegawai menjadikan musibah masyarakat sebagai bahan candaan.

Suara.com - Aksi nirempati dilakukan oleh seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Yogyakarta.

Pria yang diketahui bernama Gerardus Permanaditya itu membagikan video yang mengolok-olok Febiona Purba, siswi korban keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Unggahan tersebut mendapat sorotan publik dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pegawai SPPG tersebut merekam videonya sendiri saat tengah menyantap chicken katsu.

"Btw gua makan chicken katsu masakan kemarin apakah masih enak? Hmm oh tidak ingatanku hilang tujuh puluh persen," ucapnya sambil terkekeh seperti dilihat dalam video tersebut, Sabtu (19/9/2026).

Menanggapi viralnya video tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Daerah Istimewa Yogyakarta langsung mengambil tindakan tegas berupa teguran dan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, membenarkan bahwa Gerardus merupakan pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul.

"Betul (pegawai SPPG Muntuk Dlingo) yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan, yang bersangkutan sudah diklarifikasi oleh jajaran kami dan nanti akan disampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG yang bersangkutan," kata Gagat saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Tak hanya itu, Gagat menyatakan pihaknya telah memberikan teguran kepada SPPG Muntuk dan pegawai yang bersangkutan.

baca juga

"Betul dari kami juga sudah memberikan teguran kepada SPPG dan yang bersangkutan," imbuhnya.

Lebih jauh, BGN DIY menyayangkan apabila terdapat pernyataan dari jajaran SPPG yang justru menjadikan persoalan keamanan pangan sebagai bahan candaan.

Seharusnya setiap kejadian yang berdampak kepada penerima manfaat harus disikapi secara serius, terutama ketika menyangkut kondisi kesehatan masyarakat.

"Kami prihatin dan menyayangkan apabila benar terdapat pernyataan dari jajaran SPPG yang tidak menunjukkan empati terhadap masyarakat yang diduga terdampak. Dalam kondisi seperti ini, yang harus dikedepankan adalah rasa kemanusiaan, empati, sensitivitas, dan saling menghormati," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kejadian di satu wilayah harus menjadi pembelajaran bagi seluruh jajaran SPPG.

Personel SPPG diminta tidak menjadikan kasus yang menimpa penerima manfaat sebagai bahan olok-olok maupun komentar yang berpotensi memperburuk keadaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 11:34 WIB

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

413 Siswa, Guru, dan Karyawan SMK Negeri di Yogyakarta Keluhkan Mual-Diare Usai Santap MBG

413 Siswa, Guru, dan Karyawan SMK Negeri di Yogyakarta Keluhkan Mual-Diare Usai Santap MBG

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:25 WIB

Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG

Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

×