Usut Kasus Dugaan Upah Pungut, KPK Periksa Wabup dan Sekda Bogor

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:47 WIB
Usut Kasus Dugaan Upah Pungut, KPK Periksa Wabup dan Sekda Bogor
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini )
baca 10 detik
  • KPK memeriksa Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Sekda Ajat Rochmat Jatnika di Gedung Merah Putih pada 27 Oktober 2026.
  • Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi pemotongan upah pungut pajak serta pengadaan barang dan jasa di Pemkab Bogor.
  • Penyidik KPK masih mengumpulkan alat bukti, mengamankan uang Rp1,5 miliar, dan belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Selasa (27/10/2026).

Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).

Selain Ade dan Ajat, KPK turut memanggil sejumlah saksi lain, yakni Inspektur Daerah Kabupaten Bogor sekaligus mantan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Arif Rahman, Bendahara Pengeluaran Bappenda Kabupaten Bogor Sesilia Windy Gloriana, serta ajudan Bupati Bogor (ADC) Gilang Windu.

Budi belum mengonfirmasi kehadiran para saksi tersebut. Ia juga belum memerinci materi yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan kali ini.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi tengah menyidik dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bogor. Perkara tersebut mencakup dugaan penyimpangan dalam mekanisme upah pungut pajak dan retribusi daerah serta pengadaan barang dan jasa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Menurut Taufik, penyidikan masih dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan umum sehingga pengumpulan alat bukti masih berlangsung. Dalam proses penyidikan, KPK telah mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp1,5 miliar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagai Alasan Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK, Bisakah Terus Mangkir?

Berbagai Alasan Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK, Bisakah Terus Mangkir?

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Mobil Listrik BMW Disita, Suami Fadia Arafiq akan Dipanggil KPK Lagi

Mobil Listrik BMW Disita, Suami Fadia Arafiq akan Dipanggil KPK Lagi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Usut Kasus Dugaan Upah Pungut, KPK Periksa Wabup dan Sekda Bogor

Usut Kasus Dugaan Upah Pungut, KPK Periksa Wabup dan Sekda Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:47 WIB

7 Cara Mengatasi Kulit Perih dan Memerah saat Mencoba Krim Retinol agar Iritasi Mereda

7 Cara Mengatasi Kulit Perih dan Memerah saat Mencoba Krim Retinol agar Iritasi Mereda

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Review Film Siti Si Vampir: Satir Kelas Sosial yang Kurang Menggigit?

Review Film Siti Si Vampir: Satir Kelas Sosial yang Kurang Menggigit?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Viral Postingan Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat Banjir Nyinyiran Netizen: Jujur Janggal

Viral Postingan Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat Banjir Nyinyiran Netizen: Jujur Janggal

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Bantai Burundi 6-1, Timnas Indonesia U-15 Amankan Tiket ke Tier C Piala Dunia U-15 2026

Bantai Burundi 6-1, Timnas Indonesia U-15 Amankan Tiket ke Tier C Piala Dunia U-15 2026

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kabar Duka dari Senayan, Politisi Senior Golkar Gandung Pardiman Tutup Usia di RS Panti Rapih

Kabar Duka dari Senayan, Politisi Senior Golkar Gandung Pardiman Tutup Usia di RS Panti Rapih

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Pakar: Tidak Benar Indonesia Tidak Punya Peraturan Perampasan Aset

Pakar: Tidak Benar Indonesia Tidak Punya Peraturan Perampasan Aset

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade

Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Apa Perbedaan Spesifik antara Golongan SIM C, C1, dan C2? Ini Rincian Ketentuannya

Apa Perbedaan Spesifik antara Golongan SIM C, C1, dan C2? Ini Rincian Ketentuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×