Ketua REI NTB Merasa Dirugikan oleh Kepala BPKAD Lombok Barat

Suara NTB

Kamis, 27 Juli 2023 | 06:51 WIB
Ketua REI NTB Merasa Dirugikan oleh Kepala BPKAD Lombok Barat
Ketua REI NTB, Heri Susanto. (NTB.Suara.com/Awaludin)

NTB.Suara.com - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB Heri Susanto mengaku merasa dirugikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Barat Fauzan Husniadi yang menyatakan bahwa lahan yang dijadikan lokasi pembangunan perumahan bersubsidi Lantana Garden adalah aset pemerintah daerah.

"Terkait pernyataan Kepala Aset Lombok Barat, saya merasa kaget dikarenakan pihak BPKAD tidak pernah memanggil kami terkait hal itu, kok tiba-tiba muncul di pemberitaan di media," kata Heri Susanto yang juga Direktur perusahaan pengembang perumahan Lantana Garden, di Mataram, Rabu (26/3/2023).

Heri juga menegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati tugas dan wewenang Kepala BPKAD selaku penanggung jawab aset daerah. Namun pernyataan yang sudah dilontarkan kepada media massa justru sangat merugikan dirinya. Sebab, lahan yang dijadikan sebagai lokasi pembangunan perumahan bersubsidi tersebut memiliki dokumen lengkap.

Adapun dokumen yang dimaksud berupa sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selain itu, izin penggunaan dan pemanfaatan tanah (IPPT), dan izin mendiringan bangunan (IMB). Kedua jenis izin tersebut dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
 
Heri merasa heran jika memang ada tanah yg diklaim sebagai aset pemerintah daerah, kenapa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tidak melakukan pencegahan saat dimulainya pengajuan ijin. 

"Saya kaget saja kok tiba-tiba di media masa ada pernyataan kepala aset. Padahal jika dipikir secara logika, bila itu aset pemda kenapa pengajuan IPPT dan IMB yang kami mohonkan terbit tanpa ada kendala, bahkan sebelum pengajuan perijinan juga kami melakukan ekspose/presentasi atas rencana investasi kami dg menunjukkan semua data termasuk sertifikat yg akan kami ajukan untuk mendapatkan IPPT dan IMB," tegasnya.
 
Ia menjelaskan bahwa ketika membeli tanah tersebut sudah ada sertifikat. Dan jika melihat catatan pada sertifijat tersebut sebelum dibeli (akad jual beli) sudah pernah ada catatan pergantian balik nama dari pemilik sebelumnya, bahkan pernah dijadikan jaminan ke bank. 

Melihat fakta silsilah tanah tersebut, Heri merasa ada indikasi pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Kepala BPKAD Kabupaten Lombok Barat. Sebab, pihaknya memilki semua dokumen yang dipersyaratkan untuk melakukan pembangunan dan penjualan.

Selain itu, sebelum melakukan akta jual beli atas tanah tersebut, pihaknya juga melakukan pengecekan kesesuain daftar tanah di BPN.

"Namun atas apa yang disampaiakan oleh pihak Kepala BPKAD bahwa akan di bawah ke ranah hukum, tentu kami menyambut baik hal itu, supaya kami juga mendapatkan kejelasan. Sebab, simpang siurnya berita tersebut, tentu merugikan kami," katanya. 

Kepala BPKAD Kabupaten Lombok Barat, Fauzan Husniadi membenarkan bahwa tanah yang digunakan oleh perumahan Lantana Garden merupakan lahan milik pemerintah daerah. Lahan yang dimaksud adalah tanah dari pinggir jalan hingga ke komplek perumahan inti seluas 43 are.

baca juga

Fauzan juga menegaskan bahwa tanah tersebut masih tercatat di buku aset dan telah bersertifikat atas nama Pemkab Lombok Barat. "Tanah tersebut masih tercatat di neraca kita. Bahkan sertifiknya masih ada. Untuk itu, kami akan menempuh jalur hukum karena kami punya bukti," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lombok Barat Punya Situs Sejarah Berusia 350 Tahun Bernama Karang Bayan

Lombok Barat Punya Situs Sejarah Berusia 350 Tahun Bernama Karang Bayan

Ntb | Senin, 24 Juli 2023 | 21:23 WIB

Pedagang Lalapan Asal Sumatera Selatan Curi Uang Rp360 Juta, Polda NTB Berhasil Meringkus di Rumah Kos

Pedagang Lalapan Asal Sumatera Selatan Curi Uang Rp360 Juta, Polda NTB Berhasil Meringkus di Rumah Kos

Ntb | Senin, 24 Juli 2023 | 18:30 WIB

Sirkuit Mandalika Lombok Jadi Arena Kampanye Kendaraan Listrik

Sirkuit Mandalika Lombok Jadi Arena Kampanye Kendaraan Listrik

Ntb | Senin, 24 Juli 2023 | 08:01 WIB

Terkini

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:38 WIB

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

×