Dari Inspeksi ke Inspeksi, Sebuah Upaya Menjaga Kualitas Program MBG

Makan Bergizi Hak Anak IndonesiaHerman SusiloTim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional

Dari Inspeksi ke Inspeksi, Sebuah Upaya Menjaga Kualitas Program MBG
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu makan bergizi gratis. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Tim Investigasi BGN di akhir 2025 menyoroti perlunya menjaga kualitas Program MBG di dapur SPPG.
  • Inspeksi menemukan insiden keamanan pangan terkait kurangnya konsistensi prosedur dan pengawasan harian.
  • Keberlanjutan kualitas MBG bergantung pada SDM terlatih, disiplin pencatatan, dan kolaborasi mitra pelaksana.

Suara.com - Sudahkah kualitas setiap porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar kita jaga bersama?

Pertanyaan ini menjadi refleksi kami, sebagai Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional di akhir tahun 2025.

Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan safari night, atas arahan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang, melalui inspeksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, program MBG telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam perluasan layanan.

Tantangan ke depan bukan lagi semata memperluas jangkauan, melainkan memastikan kualitas tetap terjaga di setiap titik pelayanan, khususnya di dapur SPPG sebagai jantung pelaksanaan program.

Berdasarkan hasil inspeksi, kami melihat bahwa sebagian besar SPPG, bersama yayasan dan mitra pelaksana, telah berupaya memenuhi ketentuan Juknis MBG 2025.

Infrastruktur dapur, alur kerja, serta pengelolaan kebersihan pada umumnya telah tersedia dan menjadi fondasi pelayanan gizi.

Inspeksi hadir untuk memastikan fondasi tersebut dirawat dan ditingkatkan secara konsisten, sejalan dengan dinamika operasional dan kompleksitas operasional dari waktu ke waktu.

Namun demikian, kami juga mencatat adanya beberapa insiden keamanan pangan yang terjadi sepanjang tahun 2025 dan menjadi perhatian bersama.

Dari evaluasi yang kami lakukan, insiden tersebut umumnya tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan kurangnya konsistensi penerapan prosedur, pengawasan harian yang belum optimal, atau keterbatasan pemahaman teknis di tingkat pelaksana.

baca juga

Temuan ini memperkuat pandangan kami bahwa inspeksi dan pembinaan harus berjalan beriringan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kami mencermati bahwa kualitas pelaksanaan MBG sangat ditopang oleh peran sumber daya manusia yang mengelola program secara teknis.

Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan dan relawan terlatih penjamah makanan yang menjalankan fungsi masing-masing merupakan modal utama dalam menjaga mutu pelayanan.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia, disiplin pencatatan, serta budaya kepatuhan terhadap standar higiene dan keamanan pangan perlu terus dibangun.

Selain itu kami juga memandang bahwa peran yayasan dan mitra SPPG sangat strategis dalam menjadikan dapur sebagai focal point Program MBG yang aman dan andal.

Inspeksi kami posisikan sebagai ruang dialog dan pembelajaran bersama untuk memperbaiki sistem, bukan untuk mencari kesalahan, sehingga praktik baik dapat direplikasi dan kelemahan dapat ditangani sejak dini.

Melalui inspeksi, kami melihat masih ada ruang kolaborasi untuk memperkuat pembinaan, peningkatan kapasitas, dan pengawasan rutin agar standar yang telah ditetapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Inspeksi juga kami maknai sebagai proses pembelajaran bersama antara tim inspeksi, pengelola SPPG, yayasan, dan mitra pelaksana untuk terus menyempurnakan tata kelola dapur, pencatatan kegiatan, serta pengendalian mutu secara menyeluruh, tanpa mengganggu kesinambungan pelayanan kepada penerima manfaat.

Menatap tahun 2026, kami menegaskan bahwa perhatian dan komitmen pimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah, perlu diiringi dengan keterlibatan aktif yayasan dan mitra SPPG dalam menjaga kualitas dapur sebagai pusat layanan MBG.

Dukungan kebijakan, penguatan pengawasan, dan keberlanjutan inspeksi yang objektif dan independen akan menjadi penopang utama perbaikan berkelanjutan.

Dari inspeksi ke inspeksi, sinergi inilah yang kami yakini akan mengokohkan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan dan masa depan generasi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waka BGN Minta Maaf Usai Dadan Dianggap Tak Berempati: Terima Kasih Rakyat Sudah Mengingatkan

Waka BGN Minta Maaf Usai Dadan Dianggap Tak Berempati: Terima Kasih Rakyat Sudah Mengingatkan

News | Senin, 22 Desember 2025 | 11:28 WIB

Agustus 2026, Prabowo Targetkan 2.500 SPPG Beroperasi di Papua

Agustus 2026, Prabowo Targetkan 2.500 SPPG Beroperasi di Papua

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:32 WIB

BGN Sebut Limbah MBG Bisa Diolah Jadi Kredit Karbon dan Jadi 'Cuan'

BGN Sebut Limbah MBG Bisa Diolah Jadi Kredit Karbon dan Jadi 'Cuan'

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:27 WIB

Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 18:16 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Foto | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Opini | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Opini | Senin, 22 Juni 2026 | 12:55 WIB

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Opini | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:44 WIB

Bapas: Dikenal Jarang, Dibuang Sayang

Bapas: Dikenal Jarang, Dibuang Sayang

Opini | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:33 WIB

Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru

Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru

Opini | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:00 WIB

'Perang Senyap' Terhadap Rupiah, Operasi Destabilisasi Ekonomi di Balik Narasi '1998 Redux'

'Perang Senyap' Terhadap Rupiah, Operasi Destabilisasi Ekonomi di Balik Narasi '1998 Redux'

Opini | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:56 WIB

Kampus Mengukur Masa Depan dengan Penggaris Lama

Kampus Mengukur Masa Depan dengan Penggaris Lama

Opini | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:36 WIB

Do You Speak French? Mengenang Sumitro Djojohadikusumo

Do You Speak French? Mengenang Sumitro Djojohadikusumo

Opini | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:22 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Opini | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:12 WIB

Closed Loop Kurban, Menuju Ekosistem Halal Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Closed Loop Kurban, Menuju Ekosistem Halal Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Opini | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:05 WIB