Ini Tips Buat Pengendara Pemula

Dythia Novianty

Selasa, 13 September 2016 | 20:47 WIB
Ini Tips Buat Pengendara Pemula
Ilustrasi berkendara. [Shutterstock]

Suara.com - Bagi pengendara pemula tentunya memiliki banyak tantangan di depan mereka dan dibutuhkan waktu untuk bisa menguasai jalan. Dalam beberapa kasus, pengendara kerap tidak benar-benar 'mengenal' mobil yang dikendarai sehingga saat mengalami masalah jadi sulit untuk mengatasinya.

Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai tips bagi pengendara pemula setelah mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sehingga saat berada di jalan raya, Anda dapat mengendarai kendaraan Anda dengan lebih aman.

1. Kenali bagian kendaraan

Pada titik ini berguna bagi mereka yang sudah memiliki kemdaraan, baik mobil, sepeda motor, atau sebuah truk pikap. Pada dasarnya, semua itu memiliki beberapa komponen yang sama, dan bagian-bagian ini beroperasi dengan cara yang sama.

Dengan mengenali bagian kendaraan, berarti pengendara pemula memiliki tanggung jawab untuk mengetahui masing-masing tombol dan pengoperasian kendali kendaraan. Mereka juga harus tahu bagaimana mengidentifikasi komponen utama dari kendaraan.

Pengguna harus mengetahui perbedaan antara roda dan ban, dan mampu mengidentifikasi komponen penting yang membuat kendaraan berkendara bermotor seperti yang diharapkan.

2. Cara kerja bagian kendaraan

Pada dasarnya, kendaraan bermotor bekerja dengan mengikuti prinsip-prinsip tertentu. Pengendara pemula disarankan menelusuri web untuk mencari tutorial, video, dan infografis yang menjelaskan bagaimana mobil atau kendaraan bermotor Anda bekerja.

Setelah memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana mesin bekerja, bagaimana rem beroperasi, pengendara bisa memiliki bayangan bagaimana kendaraan Anda bisa beroperasi. Keuntungan buat pengendara pemula yang mengetahui cara kerja kendaraan adalah akan lebih sulit dikelabui oleh teknisi dan mendapatkan pengetahuan berharga tentang bagaimana mobil atau kendaraan Anda beroperasi.

3. Perbaikan dasar

Setelah mengetahui bagaimana mobil bekerja, setidaknya dalam bentuk yang paling dasar dari setiap komponen, Anda dapat mendiagnosa masalah.

Dengan pengetahuan yang dimiliki, saat kendaraan bermasalah Anda tidak memerlukan mekanik untuk melakukan perbaikan dasar dan jika memang sudah terlalu kompleks Anda bisa segera menghubungi truk derek resmi untuk meminta bantuan.

Tapi jika masalah 'kecil' yang dihadapi, Anda dapat menyelesaikannya sendiri. Seperti menangani ban kempes, Anda harus belajar bagaimana memperbaikinya. Begitu juga bagaimana memeriksa tingkat minyak serta semua tingkat cairan lainnya dari kendaraan Anda.

Anda juga harus mengetahui bagaimana memeriksa ban, mengubah wiper kaca depan dan pengisian bahan bakar.

4. Apa yang harus dilakukan setelah kecelakaan

Hal terburuk yang bisa terjadi saat berkendara di jalan raya adalah saat mengalami suatu kecelakaan. Apa hal pertama yang harus dilakukan?

Matikan mesin dan mengambil kunci dari kunci kontak. Pastikan kendaraan Anda tidak terbakar dan aman dengan kondisi sudah direm sehingga tidak berjalan saat keluar dari kendaraan.

Keluar dari kendaraan dan bergeser jauh dari kendaraan sambil memperhatikan kondisi lalu lintas sekitar. Jika kendaraan lain ikut terlibat dalam tabrakan, berbicara dengan pengemudinya dan pastikan benar kondisi mereka.

Selama beberapa menit tenangkan diri Anda dan kemudian baru megurut kejadian insiden tersebut. Pastikan mengambil gambar mobil sebelum dipindahkan.

Jika penjelasan Anda dari insiden tersebut tidak akurat, atau jika pengemudi lain mencoba menipu Anda untuk membayar ganti rugi, foto akan menjadi saksi terbaik.

Jika memungkinkan periksa lingkungan sekitar kecelakaan, jika ada yang bisa menjadi saksi melihat kecelakaan itu dan bersedia untuk membantu memperjelas masalah ini.

5. Cara mengemudi saat cuaca buruk

Cuaca menjadi salah satu faktor pendukung cara berkendara seseorang. Namun jika cuaca sedang buruk apa yang harus dilakukan?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi ban yang masih baik yang coco di segala medan, begitu juga dengan kondisi lampu.
Mengemudi di hujan atau salju tidak bisa disamakan dengan saat hari cerah.

Pertama-tama, jaga jarak yang lebih besar antara kendaraan Anda dengan yang ada di depan. Hindari gerakan tiba-tiba, dan mencoba lebih lembut saat mengendalikan kendaraan. Perlambat kecepatan Anda, berkendara dengan lebih berhati-hati. (Autoevolution)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Beberapa Kesalahan yang Kerap Dilakukan saat Parkir Paralel

Ini Beberapa Kesalahan yang Kerap Dilakukan saat Parkir Paralel

Otomotif | Rabu, 31 Agustus 2016 | 19:19 WIB

Rifat Sungkar Bagikan Tips Parkir Paralel yang Benar

Rifat Sungkar Bagikan Tips Parkir Paralel yang Benar

Otomotif | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:19 WIB

Ini Formasi Paling Aman dalam Konvoi Sepeda Motor

Ini Formasi Paling Aman dalam Konvoi Sepeda Motor

Otomotif | Kamis, 05 Mei 2016 | 09:09 WIB

6 Perilaku Sia-sia yang Menguras Tangki Bensin Mobil Anda

6 Perilaku Sia-sia yang Menguras Tangki Bensin Mobil Anda

Otomotif | Senin, 01 Februari 2016 | 05:39 WIB

3 Perilaku Aman Saat Bermotor di Kondisi Hujan

3 Perilaku Aman Saat Bermotor di Kondisi Hujan

Otomotif | Sabtu, 30 Januari 2016 | 03:06 WIB

Terkini

Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang

Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:02 WIB

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05 WIB

Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km

Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:30 WIB

Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox

Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:15 WIB

Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung

Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:36 WIB

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:58 WIB

Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta

Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:21 WIB

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:42 WIB

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:27 WIB

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 20:25 WIB

×