Daihatsu Masih Akan Bertahan dengan Mesin Bensin di Indonesia

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Kamis, 07 Desember 2017 | 08:56 WIB
Daihatsu Masih Akan Bertahan dengan Mesin Bensin di Indonesia
Logo Daihatsu (Shutterstock)

Suara.com - Insentif pajak bagi mobil hibrida dan listrik tak lama lagi hadir di Indonesia. Beberapa pabrikan besar sudah memastikan bakal memanfaatkan insentif tersebut untuk meluncurkan mobil berbahan bakar alternatif. Namun, Daihatsu menegaskan masih akan bertahan di pasar otomotif Tanah Air dengan mesin bensin konvensional.

Division Head Corporate Planning PT. Astra Daihatsu Motor, Rudy Ardiman, menjelaskan bahwa kendaraan rendah emisi gas buang seperti mobil hibrida dan listrik untuk saat ini masih berada di luar segmen Daihatsu. Daihatsu, menurut dia, fokus ke segmen mobil compact berharga terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

"Buat kami, klasifikasi compact itu adalah (mesin konvensional) 1.500 cc ke bawah. Compact itu, di istilah manufakturing, juga berarti efektif dan efisien. Jadi, performa yang dihasilkan sesuai dengan biaya yang dikeluarkan," ucap Rudy dalam Workshop Wartawan Industri Astra International, 6-7 Desember di Semarang, Jawa Tengah.

"Tentu kami harus ada di segmen kami yang (berbanderol) terjangkau, perawatan mudah, dan lain-lain," lanjut dia.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah sedang menyusun insentif pajak demi mengejar target 20 persen pangsa pasar mobil hibrida atau listrik pada 2025. Insentif yang diperkirakan hadir pada awal 2018 itu juga akan menuntut komitmen para pabrikan otomotif untuk memproduksi 'mobil hijau' pada 3-5 tahun setelah mendapatkan fasilitas fiskal pemerintah.

Pabrikan-pabrikan semisal Toyota dan Nissan sudah mengumumkan bakal memanfaatkan insentif ini. Toyota berancang-ancang meluncurkan sport utility vehicle (SUV) C-HR hibrida pada 2018, sedangkan Nissan menyiapkan hatchback Note e-Power.

Daihatsu sendiri menyadari bahwa pemerintah mulai mengarahkan industri otomotif nasional ke arah kendaraan berbahan bakar alternatif.

"Saat ini kami masih studi bersama dengan prinsipal. Akhirnya prinsipal sendiri melihat bahwa memang harus dukung program ini dan kami pun sudah mulai melakukan pendalaman di produk-produk seperti ini," ujarnya.

Akan tetapi, Rudy belum bisa memperkirakan kapan kira-kira Daihatsu akhirnya memanfaatkan insentif pajak tersebut. Hal itu, papar dia, tergantung dari berbagai faktor seperti regulasi, infrastruktur, teknologi, plus permintaan konsumen pasar otomotif Indonesia sendiri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Mobil Listrik Lebih Ramah Dompet Ketimbang Mobil BBM

Studi: Mobil Listrik Lebih Ramah Dompet Ketimbang Mobil BBM

Otomotif | Sabtu, 02 Desember 2017 | 18:08 WIB

Sokon Siap Sediakan Mobil Listrik di Indonesia

Sokon Siap Sediakan Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 01 Desember 2017 | 18:42 WIB

Insentif Pajak Mobil Listrik, Menperin: Tunggu Januari

Insentif Pajak Mobil Listrik, Menperin: Tunggu Januari

Otomotif | Jum'at, 01 Desember 2017 | 16:06 WIB

Wow! Jarak Tempuh Tesla Model 3 499 Km Berdasarkan Standar AS

Wow! Jarak Tempuh Tesla Model 3 499 Km Berdasarkan Standar AS

Otomotif | Jum'at, 01 Desember 2017 | 09:31 WIB

Mobil Listrik Formula E Balapan dengan Cheetah, Siapa Menang?

Mobil Listrik Formula E Balapan dengan Cheetah, Siapa Menang?

Otomotif | Rabu, 29 November 2017 | 15:42 WIB

Kocak! Daihatsu dan Nissan Ikut-ikutan 'Bully' Tiang Listrik

Kocak! Daihatsu dan Nissan Ikut-ikutan 'Bully' Tiang Listrik

Otomotif | Sabtu, 18 November 2017 | 13:19 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×