Gaikindo Siap Coret Mercedes-Benz dari Keanggotaan, Jika...

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 30 Januari 2018 | 13:30 WIB
Gaikindo Siap Coret Mercedes-Benz dari Keanggotaan, Jika...
Logo Mercedes Benz. [Shutterstock]

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sebagai asosiasi resmi yang menaungi pabrikan-pabrikan otomotif yang 'bermain' di negeri ini, sudah bersiap mengeluarkan Mercedes-Benz dari keanggotaan. Langkah ini dilakukan dengan ketentuan jika dalam dua hari ke depan merek asal Jerman ini tidak juga memberikan data penjualan wholesales.

"Ya. Saya rasa kami akan melakukan itu (mengeluarkan Mercedes-Benz dari keanggotaan)," ucap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat dihubungi Suara.com pada Selasa (30/1/2018).

Mercedes-Benz sejak Mei 2017 tidak lagi memberikan data wholesales kepada Gaikindo atas komando dari kantor pusat di Stuttgart, karena khawatir di masa depan tersangkut dugaan kartel oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Padahal, Gaikindo menjelaskan bahwa mereka mendapat amanat untuk mengumpulkan data wholesales dari para anggota mereka untuk dilaporkan ke pemerintah, dengan acuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 79 Tahun 2013.

Yohannes menjelaskan, pada semester kedua tahun lalu, KPPU sudah diundang untuk memberikan pengarahan, agar tidak ada dugaan seperti yang dikhawatirkan Mercedes di masa depan. Data wholesales pun sudah dipaparkan di laman daring resmi Gaikindo demi keterbukaan.

Gaikindo, menurutnya, juga sudah memberikan beberapa kali kelonggaran waktu agar mereka bisa berkoordinasi dengan kantor pusat di Stuttgart, Jerman. Tapi, pesaing abadi dari BMW ini belum juga mengumpulkan data whosales mereka.

Kali ini, Gaikindo menegaskan tidak akan ada kelonggaran lagi.

"Kami harus adil pada anggota kami karena yang lain kumpulkan data. Dan juga kita, kan, di Indonesia. Harus ikut aturan main Indonesia. Aturan main itu juga bukan kita yang buat, tapi pemerintah," papar Yohannes.

"Tapi bukan berarti mereka tidak bisa kembali (jadi anggota). Kalau nanti, misalnya, beberapa bulan kemudian mereka berhasil berkoordinasi dengan kantor pusatnya dan bersedia mengikuti aturan main di sini, kami persilakan (jadi anggota lagi) dan dengan sangat gembira kami sambut mereka," sambung dia

Sebagai informasi, Mercedes-Benz pernah sempat menolak memberikan data wholesales pada 2012. Akan tetapi, saat itu aksi mereka tidak berlangsung sepanjang ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Jepang Kuasai 98 Persen Pasar Indonesia

Mobil Jepang Kuasai 98 Persen Pasar Indonesia

Otomotif | Rabu, 17 Januari 2018 | 11:43 WIB

Gaikindo: Pasar Mobil Indonesia Naik ke 1,1 Juta Unit di 2018

Gaikindo: Pasar Mobil Indonesia Naik ke 1,1 Juta Unit di 2018

Otomotif | Selasa, 16 Januari 2018 | 23:32 WIB

Pasar Mobil 2017 Naik Tipis Berkat Kendaraan Niaga, Jadi Berapa?

Pasar Mobil 2017 Naik Tipis Berkat Kendaraan Niaga, Jadi Berapa?

Otomotif | Selasa, 16 Januari 2018 | 21:17 WIB

Mercedes-Benz Terancam Didepak dari Gaikindo, Gara-gara Apa?

Mercedes-Benz Terancam Didepak dari Gaikindo, Gara-gara Apa?

Otomotif | Selasa, 16 Januari 2018 | 19:46 WIB

Kunci Pintu Bermasalah, Mercedes-Benz Recall 8.700 Kendaraan

Kunci Pintu Bermasalah, Mercedes-Benz Recall 8.700 Kendaraan

Otomotif | Senin, 08 Januari 2018 | 07:53 WIB

Desain Mobil Mercedes Akan Lahir dari Prancis Mulai 2018

Desain Mobil Mercedes Akan Lahir dari Prancis Mulai 2018

Otomotif | Senin, 18 Desember 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×