Duh! Tahun Politik, Sektor Otomotif Diprediksi Stagnan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Duh! Tahun Politik, Sektor Otomotif Diprediksi Stagnan
Presiden Joko Widodo membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang. Dalam kesempatan ini, Jokowi menjajal kendaraan pedesaan yang diberi nama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Kondisi tahun politik dan suku bunga acuan membuat sektor otomotif tumbuh melambat.

Suara.com - Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO memprediksi pasar otomotif roda empat (R4) Indonesia pada 2019 masih akan stagnan. Bahkan segmen mobil komersial dinilai akan sedikit melambat.

"Menurut saya, tidak akan terlalu banyak berubah. Tahun lalu didominasi mobil komersial, naik 33 persen. Rasanya, tahun ini mobil komersial pertumbuhannya tidak akan secepat tahun lalu," demikian papar Yohannes Nangoi, di Jakarta, baru-baru ini.

Ia pun menjelaskan lebih detail, untuk segmen komersial setidaknya ada beberapa faktor yang akan sedikit menghambat. Salah satunya adalah kondisi politik pada 2019.

"Tahun ini merupakan tahun politik. Selain itu, pembangunan juga mulai dibatasi," terangnya.

Sepanjang 2019, GAIKINDO mentargetkan penjualan mobil sebanyak 1,1 juta unit. Dan angka ini tidak berbeda jauh dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Ketua I GAIKINDO, Jongkie Sugiarto, tidak adanya kenaikan target ini disebabkan pihaknya masih mempertimbangkan banyak pengaruh dalam perekonomian Indonesia. Mulai pertumbuhan ekonomi Tanah Air yang cenderung stagnan, sampai suku bunga acuan yang berisiko mengalami kenaikan.

Bila dibandingkan pencapaian di 2018, Jongkie Sugiarto mengakui targetnya berada di angka itu. Baginya, target ini masih realistis dengan kondisi yang ada sekarang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS