Dorong Optimalisasi Program KBL, Perlu Kesiapan Pasar

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:10 WIB
Dorong Optimalisasi Program KBL, Perlu Kesiapan Pasar
Nissan LEAF, contoh KBL (kendaraan bermotor listrik) [Pixabay].

Suara.com - Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan bahwa selain menyiapkan produk dan teknologi untuk mendapatkan penetrasi yang optimal, juga dibutuhkan kesiapan pasar dalam menyambut kendaraan bermotor listrik (KBL).

"Perpres (Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019) tentu mampu mendorong pertumbuhan pengadaan KBL dan teknologinya, akan tetapi lebih optimal apabila pasar juga disiapkan. Artinya harus ada yang memikirkan tingkat marketability, dengan begitu akan ada kecocokan yang tepat antara produk yang disediakan dengan kebutuhan pasar sehingga penetrasinya sempurna," kata Fransiscus Soerjopranoto kepada Suara.com.

Ilustrasi mobil listrik Toyota Prius (Shutterstock).
Ilustrasi mobil listrik Toyota Prius, KBL berjenis HEV [Shutterstock].

Lebih jauh, lelaki yang akrab disapa Suryo ini menyatakan, berdasarkan pengalaman sebagai Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia yang kurun 10 tahun ini sudah memasarkan KBL berjenis Hybrid Electric Vehicle (HEV), di Indonesia sendiri penetrasinya belum cukup tinggi.

Artinya ada sebuah tantangan besar untuk mencapai target roadmap di 2025 dengan optimal.

"Hingga saat ini, setidaknya sudah ada lebih dari 5.400 pengguna jenis kendaraan KBL di Indonesia dan ini masih cukup rendah, di mana setidaknya mungkin bahkan tak sampai satu persen dari total kendaraan yang ada. Jadi rasanya apabila kita bisa siapkan pasar setidaknya selama setahun ini, maka pada saat nanti dimulainya era KBL penetrasi dan penerimaannya akan lebih optimal," jelas Suryo.

Meneruskan pengalaman sebelumnya, menurut Fransiscus Soerjopranoto cara paling mudah adalah mengeliminasi sejumlah kekhawatiran konsumen akan KBL.

"Benar bahwa KBL akan memberikan benefit seperti running cost yang murah dan juga perawatan yang lebih mudah, namun jangan lupa masih ada beberapa kekhawatiran seperti harga yang relatif tidak murah, kesiapan infrastruktur di berbagai daerah, kemudahan penggunaan seperti charging yang cepat dan beberapa yang lain," ungkapnya.

Terakhir Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan, salah satu yang menjadi tugas APM adalah mampu menciptakan marketability level yang baik antara pilihan produk dan kebutuhan.

Di mata rantai industri ini, APM berada di tengah-tengah antara produsen dan market, tuturnya, sehingga kedepannya penting untuk dapat memilih dengan tepat produk dan teknologi KBL yang sesuai dengan kebutuhan market.

Menurut lelaki berperawakan tinggi besar ini, menyiapkan pasar caranya bisa bermacam-macam.

"Selain tentunya memberikan banyak informasi agar tingkat pengetahuan terhadap KBL baik, penyiapan infrastruktur pendukung dan jaringan layanan akan sedikit banyak membantu mengurangi kekhawatiran. Satu lagi adalah program benefit yang juga bisa menjadi pemancing sehingga akan jelas terasa perbedaan bagi pengguna KBL dan kendaraan biasa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Seharusnya Mengeluarkan Suara, Ini Kata Pakar Penguji

Mobil Listrik Seharusnya Mengeluarkan Suara, Ini Kata Pakar Penguji

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:00 WIB

Pengguna Mobil Listrik Nanti Dikenakan Tarif Parkir Murah atau Gratis

Pengguna Mobil Listrik Nanti Dikenakan Tarif Parkir Murah atau Gratis

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 19:00 WIB

Mirip Ponsel Cerdas, BMW Uji Coba Sistem Pengisian Baterai Nirkabel

Mirip Ponsel Cerdas, BMW Uji Coba Sistem Pengisian Baterai Nirkabel

Otomotif | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB

Pilihan Motor Listrik dengan Jarak Tempuh di Atas 100 KM yang Cocok Untuk Harian

Pilihan Motor Listrik dengan Jarak Tempuh di Atas 100 KM yang Cocok Untuk Harian

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 11:16 WIB

Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas

Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 10:47 WIB

Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026

Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 08:04 WIB

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:56 WIB

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:51 WIB

5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik

5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit

Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 06:55 WIB

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:37 WIB