Pemotor di Puncak Jadi Korban Bengkel Nakal, Tekor Hampir Rp 400 Ribu

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Kamis, 05 September 2019 | 14:03 WIB
Pemotor di Puncak Jadi Korban Bengkel Nakal, Tekor Hampir Rp 400 Ribu
Bengkel Motor di Puncak. (Facebook/Prasetyo)

Suara.com - Banyak bengkel nakal yang seenaknya mematok harga, namun memberikan part alias suku cadang yang jelek. Seperti yang dialami pemotor Prasetyo Donny yang tekor hampir Rp 400 ribu, karena jadi korban bengkel nakal di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Lewat jejaring Facebook, Prasetyo Donny membagikan pengalaman tak mengenakkan yang tak hanya merugiakn secara materiel, tapi juga rugi waktu dan membahayakan dirinya.

"Awal kejadian motor Saya mogok di daerah Puncak, Bogor, sekitar pukul 20.30. Kondisi motor ngebul sektiar mesin dan bau kampas angus. Mungkin karena kondisi jalan macet parah pas ada acara pawai obor kemarin," buka Prasetyo.

Ia melanjutkan "Singkat cerita, motor Saya tinggal di rumah warga setelah nyerah karena nyoba nyetut dan narik pakai tali nggak kuat di jalur Puncak yang menanjak. Besok pagi baru nyari bengkel buat servis sampai dapet rekomendasi bengkel dari orang sekitar ke bengkel S** tersebut,"

Setibanya di bengkel, motor Yamaha Byson milik Prasetyo langsung dibongkar untuk mencari tahu sebab permasalahannya.

Bengkel Motor di Puncak. (Facebook/Prasetyo)
Bengkel Motor di Puncak. (Facebook/Prasetyo)

Prasetyo Donny mengaku agak curiga dengan bengkel tersebut "Emang awalnya Saya agak curiga karena montir sempat ngamplas kampas kopling yang hangus. Tapi di situ Saya mencoba berpikir positif dan nggak kepikiran bakal dikibulin,"

"Motor kelar dikerjain, dan melakukan pembayaran dengan rincian biaya servis; kampas kopling orisinal Rp 270 ribu, ganti oli (Yamalube Sport) Rp 55 ribu, biaya pasang Rp 30 ribu. Total Rp 355 ribu," beber Prasetyo Donny.

Di situ ia mengaku kaget saat mendengar harga kampas kopling yang mencapai Rp 270 ribu "Saya nyesek pas dengar kampas kopling dihargain Rp 270 ribu. Biasnya beli kisaran Rp 150 - 170 ribu tapi karena saat itu maklum di daerah wisata, ya Saya berlalu aja bayar semuanya daripada motor nggak jalan,"

Keanehan baru dialami saat perjalanan pulang menuju Jakarta "Seperti biasa lewat jalur Sentul, waktu jalan kira-kira dua kilometer, motor terasa ngeden dan satu kilometer berikutnya, pas nanjak motor bener-bener nggak bisa digas. Saya berpikir buat balik lagi ke bengkel itu, tapi kondisi motor berat bagnet distut (didorong) atau ditarik pakai tali...apalagi kondisi jalan menanjak dan menurun. Akhirnya Saya memutuskan untuk pinjam motor teman dan balik ke bengkel,"

baca juga

"Saya ajak montir buat benerin motor, tapi di situ Saya sama istri malah debat dan bengkel nggak mau tahu dan nggak mau bertanggung jawab," katanya.

Sampai malam hari pukul 20.00 WIB, Prasetyo masih di bilangan Sentul, Bogor dan memutuskan untuk menyewa mobil pikap untuk mengantar ke bengkel lain.

"Sampai di bengkel bang Ucok (bukan nama asli) di situ Saya dikasih lihat pemandangan yang bikin kesal, kecewa dan marah... Bayangin aja kampas kopling yang diganti seharga Rp 350 ribu di bengkel S** depan Taman Matahari ternyata gosong, montir Ucok jelasin kalau kampas kopling nya bukan yang baru, karena nggak mungkin baru nempuh jarak tiga kilometer sudah hangus,"

Di bengkel bang Ucok itu, Prasetyo akhirnya mengganti kampas kopling seharga Rp 85 ribu dan tidak mengalami masalah lagi.

"Di sini Saya bukan mempermasalahkan jumlah uang yang dikeluarkan tapi keselamatan berkendara, apalagi jalur menanjak. Parahnya posisi Saya masih jauh dari Jakarta." Pungkas Prasetyo.

Sementara itu banyak warganet yang menjelaskan kalau bengkel S** di Puncak, Bogor, Jawa Barat memang terkenal nakal.

"Kalau mau jujur, bukan hanya bengkel S** saja yang nakal, tapi masih ada bengkel nakal seperti itu. Saya sudah tiga kali kena sadinya bengkel motor dengan lokasi yang berbeda..." beber Samnawi.

"Terakhir pernah kayak gitu, dan karena Saya orangnya nggak terimaan, besok Saya samperin bareng klub motor Byson Bogor, alhasil dia ngaku juga terus ganti rugi juga." Ujar Ibnu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Tampang Daihatsu Sigra Facelift, Desainnya Mirip Merek Sebelah

Bocoran Tampang Daihatsu Sigra Facelift, Desainnya Mirip Merek Sebelah

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 21:05 WIB

Ban Bocor Diisi Jerami, Pemotor Off-Road Sanggup Tempuh Dua Negara

Ban Bocor Diisi Jerami, Pemotor Off-Road Sanggup Tempuh Dua Negara

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 18:30 WIB

Sering Parkir di Luar, Dashboard Mobil Ini Rusak dengan Bentuk Mengerikan

Sering Parkir di Luar, Dashboard Mobil Ini Rusak dengan Bentuk Mengerikan

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 18:03 WIB

Terkini

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

×