Dinamakan Genetro EV, Mobil Listrik Ini Karya Mahasiswa UMM

RR Ukirsari Manggalani
Dinamakan Genetro EV, Mobil Listrik Ini Karya Mahasiswa UMM
Mobil peserta melaju saat mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tahun 2018 di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Rabu (28/11/2018). Kontes Mobil Hemat Energi dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi itu melombakan mobil kreasi mahasiswa yang berasal dari 45 perguruan tinggi yang terbagi dalam 71 tim dan berlangsung hingga 1 Desember 2018.[ ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi].

Sambut era mobil terelektrifikasi, Genetro EV adalah karya mahasiswa sebuah universitas di Jawa Timur.

Suara.com - Kesiapan masyarakat Indonesia menuju era wahana transportasi serba terelektrifikasi atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) terus berjalan. Beberapa contohnya adalah KBL berupa purwarupa sampai siap produksi dari beberapa kampus di Tanah Air.

Dikutip dari kantor berita Antara, Renggi Ahmad Rimeldi, seorang mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), telah berhasil menggarap prototype mobil listrik hemat energi.

Gentero EV karya mahasiswa UMM [Dok Antara].
Gentero EV karya mahasiswa UMM [Dok Antara].

Dijumpai di Malang, Renggi Ahmad Rimeldi, pada Jumat (8/11/2019) menyatakan bahwa ia memiliki mimpi besar untuk menggarap projek mobil listrik jenis passenger car yang mampu menembus pasar luar negeri.

"Kami melihat ceruk pasar mobil listrik keluarga yang kami namai Genetro EV (Electric Vehicle). Konsep mobil listrik keluarga ini berkapasitas penumpang tiga orang dengan kecepatan maksimal 60 km per jam," jelasnya.

Renggi Ahmad Rimeldi, juga menjadi driver andalan tim mobil hemat energi Mekatronic Team yang menjuarai ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Padang, Sumatera Barat 2018 tadi memaparkan bahwa penggerak mobil listrik Genetro EV adalah motor listrik, sedangkan untuk body, digunakan serat karbon.

Saat bertarung sebagai driver Mekatronic Team di Padang 2018, Renggi Ahmad Rimeldi berhasil memecahkan rekor Asia dan dunia dengan efesiensi energi listrik mencapai jarak tempuh 335 km per kWh. Dari keberhasilan inilah, ia berpikir untuk mengembangkan mobil listrik hemat energi secara pribadi.

Mobil yang diimpikan itu berkonsep mobil keluarga, sehingga dilengkapi audio-video, AC, kamera parkir, spion kamera, serta power window.

Selain berdiskusi bersama dosen dan rekan-rekannya, Renggi Ahmad Rimeldi juga banyak bertukar pendapat tentang desain bodi dengan Pak Aji, seorang seniman dari Malang. Sebelumnya, sosok ini juga sudah dikenal dan diajak berbincang soal mobil purwarupa karya UMM dalam keikutsertaan mereka di pentas KMHE.

Awalnya, karya purwarupa Renggi Ahmad Rimeldi ini akan dijadikan sebagai bagian tugas akhir kuliah. Namun, saat ia bertemu dengan Ricky Elson, seorang ilmuan mobil listrik kenamaan Indonesia, disarankan agar segera dituntaskan. Inilah pendorong semangatnya.

"Banyak yang meragukan Indonesia bisa membuat mobil listrik. Dorongan dari tokoh panutan saya itu membuat rasa optimistis bisa melanjutkan mimpi besar Bang Ricky Elson," ungkap putra pasangan Euis Yuliantini dan Hendra Rimeldi.

Sejak pertemuan itu, ia bertekad semakin serius mengerjakan projek pembuatan KBL. Meski telah menghabiskan dana belasan juta rupiah.

"Saya terbuka jika ada perusahaan atau investor yang akan turut andil dalam projek ini. Harapannya, mobil ini benar-benar bisa diproduksi massal dalam waktu dekat," lanjut Renggi Ahmad Rimeldi.

Adapun catatan spesifikasi teknis dari Genetro EV adalah:

Dimensi
Panjang: 3.200 mm
Lebar: 1.650 mm
Tinggi: 1.450 mm
Wheelbase: 2.200 mm
Ground clearance: 140 mm
Diameter velg: 16 inci
Dilengkapi power steering
Kapasitas angkut: 3 orang

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS