Suzuki Menyatakan: Tidak Mudah Lokalkan Ignis dan Jimny

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Suzuki Menyatakan: Tidak Mudah Lokalkan Ignis dan Jimny
Suzuki Jimny dijual seharga Rp 330 juta dalam arena GIIAS 2019 yang digelar di ICE, BSD, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Sampai saat ini, dua jagoan Suzuki, yaitu Ignis dan Jimny masih diimpor. Ini alasannya.

Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku butuh proses untuk melokalisasi produk-produk impor yang saat ini dipasarkan Suzuki di Indonesia.

Head Product Development PT SIS, Harold Donnel mengungkapkan, untuk membuat produksi lokal tidak mudah, karena ada beberapa prasyarat, seperti transfer teknologi dan knowledge dan hal lain seperti stamping dan lainnya.

"Semua harus dipenuhi terlebih dahulu dan tidak mudah," ujar Harold saat Ngobrol Virtual Dulu (Ngovid) bersama Forwot.

Seperti diketahui, saat ini Suzuki Indonesia masih mengimpor Ignis dan Jimny untuk dipasarkan di Indonesia. Namun demikian, pembuat mobil asal Jepang ini sudah menyampaikan minatnya untuk merakit lokal kedua model itu.

"Sampai saat ini produksi lokal Ignis dan Jimny masih on progress dan belum ada informasi baru mengenai ketetapan keputusan produksi lokal Ignis dan Jimny di Indonesia," kata Harold Donel.

Sebelumnya santer terdengar bila Suzuki Motors Corporation telah menunjuk Maruti Suzuki untuk segera memproduksi Suzuki Jimny. Nantinya, Suzuki Jimny akan diproduksi di pabrik Gurgaon, India.

Selain untuk memenuhi kebutuhan domestik, SUV lima penumpang itu dikabarkan akan diekspor ke beberapa negara. Hanya saja, Maruti Suzuki tidak menyebutkan negara mana saja yang akan disasar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS