Suara.com - Era sepeda motor ringan dan berkapasitas rendah dimulai kurang dari satu dekade lalu ketika Yamaha memutuskan untuk bertarung dengan Kawasaki yang dulunya menjadi penguasa tunggal di segmen tersebut.
Sebelum Yamaha R3 (Yamaha R25 di Indonesia), tersedia sedikit pilihan selain Kawasaki Ninja 250 yang dulunya pemain tunggal.
Saat ini, segmen motor antara 250-400-an cc sudah tersedia banyak pemain, bahkan dari produsen Eropa, seperti KTM RC 25- dan juga BMW G310 RR.
Segmen ini bakal makin padat dengan kehadiran motor terbaru Honda, CBR 400 R.
Dilansir dari Rideapart, Honda membuat versi jinak dari motor 500-an cc mereka, CBR400R. Motor ini dibekali mesin 'kembar' paralel 399cc yang sama yang ditemukan di CB400X.
Motor kecil ini menghasilkan sekitar 45 tenaga kuda yang tentu cocok sebagai motor komuter.

CBR400R mewarisi fitur ergonomis yang sama sporty namun nyaman khas CBR500R. Hal ni berarti bahwa itu motor tersebut bakal membuat untuk perjalanan harian yang menyenangkan.
Aksen agresif, khas keturunan CBR-nya terlihat jelas dengan desain bodi mirip CBR1000RR.
Versi global dari motor ini, CBR500Rm hadir dengan mesin 471cc-nya yang mana cuma menghasilkan 4 tenaga kuda lebih banyak.
CBR500R tentu berada di posisi sulit di mana ia tidak benar-benar cocok dengan orang-orang penyuka motor sekelas Ninja 400 dan KTM RC 390.