alexametrics

Gojek Inisiatif Fasilitasi Vaksinasi Covid-19, Driver Beri Apresiasi

RR Ukirsari Manggalani | Achmad Fauzi
Gojek Inisiatif Fasilitasi Vaksinasi Covid-19, Driver Beri Apresiasi
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Para driver ojek online atau ojol diberikan vaksinasi Covid-19 agar bisa lebih aman dan tenteram saat bekerja.

Suara.com - Kekinian, usaha-usaha pemberian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Tanah Air diupayakan terus dipercepat. Selain berguna bagi sektor kesehatan, langkah ini turut memberikan akselerasi di sektor ekonomi. Semisal layanan jasa ojek online atau ojol, dengan mitra driver yang memiliki risiko cukup tinggi.

Gojek, layanan ojek berbasis aplikasi atau online, menggelar inisiatif memfasilitasi vaksinasi Covid-19 bagi para mitra pengemudinya. Aksi ini mendapatkan apresiasi dari komunitas mitra pengemudi penyedia tranportasi point to point itu. Lewat vaksinasi, mereka merasa semakin aman dan tenang saat bekerja.

Salah satu mitra pengemudi Gojek sekaligus Pendiri PDGI (Persatuan Driver Gojek Indonesia) Jefry Supriyadi mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa memperoleh fasilitas vaksinasi Covid-19.

Layanan aplikasi Gojek. [Gojek]
Layanan aplikasi Gojek masa pandemi. Sebagai ilustrasi [Gojek]

"Kami, khususnya mitra pengemudi Gojek sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan Gojek bekerja sama dengan Halodoc dan Pemerintah DKI Jakarta, apalagi mengingat kami termasuk kategori penyedia layanan di garda depan. Terima kasih Pemerintah, Halodoc dan Gojek Indonesia," demikian ungkapnya kepada jurnalis pada Selasa (4/5/2021).

Ia menyebutkan tidak ada efek samping yang dirasakan setelah memperoleh vaksinasi Covid-19. Hanya sedikit pegal di bagian yang disuntik untuk sementara waktu.

Baca Juga: Umumkan Perpisahan, Bill Gates Hadiahkan Mobil Listrik Tesla Buat Kerabat

"Alhamdulillah setelah disuntik vaksin, jujur tidak ada efek samping yang saya rasakan. Saya merasa tidak ada rasa cemas, dan sebaliknya merasa aman dan nyaman selama bekerja. Selain itu prosesnya juga cepat," tandasnya.

Divaksin untuk tahap pertama (dan harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya, sekitar satu bulan sesudah pemberikan perdana), Jefry Supriyadi menyatakan akan selalu mematuhi protokol kesehatan, di lingkungan kerja maupun setelah pulang kerja. Sehingga tak sebatas lingkup kerja, keluarga pun merasakan hal senada: aman dari penularan Covid-19.

Sementara di lokasi berbeda untuk pemberian vaksin Corona, Nilawaty, salah satu mitra Gojek menyatakan sangat senang dengan tingginya kesadaran yang ditunjukkan pihak Gojek untuk melindungi mitranya dari potensi risiko penularan.

"Pandemi ini sudah berlangsung setahun, dan selama itu, Gojek sudah berinisiatif dengan menyediakan lokasi untuk cek suhu dan penyemprotan disinfektan bagi kendaraan mitra GoRide dan GoCar. Ini bukti Gojek punya kesadaran tinggi untuk menjaga mitranya dari risiko terpapar Covid-19," ungkapnya.

Nilawaty yang lebih sering melayani pesan-antar makanan ini menyatakan bahwa bersedia mengikuti vaksinasi karena kesadaran pribadi akan pentingnya menjaga diri sendiri. Apalagi pekerjaannya berhubungan dengan banyak orang.

Baca Juga: Kuartal Pertama 2021, Produksi Mobil Listrik Nio Tembus 20 Ribu Unit

"Kita tidak pernah tahu dengan siapa berhubungan. Meskipun dalam penyediaan layanan pesan-antar konsumen sudah memahami protokol kesehatan dalam menerima pesanan dengan menyediakan meja atau keranjang, tapi masih ada yang menerima langsung sendiri," jelas Nilawaty.

Baik Jefry Supriyadi maupun Nilawaty dari lokasi vaksinasi berbeda memiliki sudut pandang senada. Yaitu berharap agar pemberian vaksinasi bisa dirasakan oleh mitra Gojek di daerah-daerah lainnya.

"Tidak sebatas mitra pengemudi di DKI Jakarta, vaksinasi juga segera dilakukan secara meluas di seluruh Indonesia bagi pengemudi ojol dan driver-driver transportasi publik lainnya di Indonesia. Bagi rekan-rekan, jangan takut divaksin. Saya mitra driver Gojek yang sudah divaksin, kini merasa aman dan tenang," pungkas Jefry Supriyadi.

Komentar