Maskeei Menggelar Konferensi Energi Bersih, Sebutkan Kendaraan Listrik

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 15 Juni 2021 | 08:11 WIB
Maskeei Menggelar Konferensi Energi Bersih, Sebutkan Kendaraan Listrik
Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) komersial pertama milik PT Pertamina (Persero) di SPBU Fatmawati, Jakarta. Sebagai ilsutrasi infrastruktur mobil listrik [Pertamina via ANTARA/HO]

Suara.com - "Ambisi Indonesia untuk mengembangkan electric vehicle (kendaraan listrik) menggantikan kendaraan konvensional harus didukung oleh semua pemangku kepentingan di industri otomotif Nasional maupun oleh semua stakeholders terkait," papar R.M. Soedjono Respati, Ketua Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (Maskeei) dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Dikutip dari kantor berita Antara, Maskeei mendukung upaya penurunan emisi karbon (dekarbonisasi) di sektor transportasi. Caranya menggelar Indonesia Energy Efficiency and Conservation Conference & Exhibition (IEECCE) 2021 yang akan membahas isu-isu terkini tentang upaya Nasional dan global dalam melakukan transisi pemanfaatan energi konvensional menuju pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan.

Ketua Maskeei R.M. Soedjono Respati mengatakan bahwa di banyak negara pemanfaatan energi konvensional paling besar di sektor mobilitas. Oleh karenanya, keberhasilan dalam mengurangi emisi karbon di sektor ini akan sangat signifikan berkontribusi pada penurunan karbon di tingkat global.

Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan. Sebagai ilustrasi infrastruktur mobil listrik di Jakarta [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Seperti disebutkannya tadi bahwa kendaraan listrik di Indonesia yang dikembangkan untuk menggantikan kendaraan konvensional harus didukung semua pemangku kepentingan di industri otomotif Nasional dan semua stakeholders terkait.

Jon Respati, demikian R.M. Soedjono Respati diakrabi mengatakan dukungan pemerintah merupakan suatu hal penting dalam IEECCE 2021. Yaitu menghadirkan para pembicara kunci yang sebagian besar terdiri dari para Menteri Kabinet Kerja dalam bidang isu-isu terkait energi.

"Kesediaan Bapak-bapak Menteri untuk berpartisipasi dalam acara ini kami rasakan sebagai dukungan besar pemerintah kepada perjuangan Maskeei dalam mengadvokasi, mempromosikan dan mendorong peningkatan upaya efisiensi dan konservasi energi, serta mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah yang mendukung upaya-upaya tersebut di masyarakat, demi tercapainya sasaran pembangunan rendah karbon dan berkelanjutan," ujarnya.

"Serta dalam rangka melakukan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim global, sebagaimana dicantumkan dalam dokumen Nationally Determined Contribution sebagai wujud tanggung Jawab Indonesia dalam upaya-upaya global terkait perubahan iklim sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Paris 2015," tambah Jon Respati.

IEECCE 2021 sendiri berlangsung 14 - 17 Juni 2021, dengan tema "Responding to the Global Energy Transition" atau Menanggapi Transisi Energi Global dan merespons lebih spesifik pada "Decarbonization of the Mobility Sector" atau Dekarbonisasi Sektor Mobilitas.

Dalam acara ini akan hadir secara daring beberapa pembicara seperti Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala BPPT Laksana Tri Handoko, Eksekutif Director International Energy Agency Fatih Barol, Senior Business Developer Swedish Energy Agency Paul Westin, dan Rektor ITB Reini D. Wirahadikusumah.

baca juga

"Kami berharap event ini akan bermanfaat dan memberi sumbangan dan dorongan pada upaya peningkatan efisiensi energi dan pengembangan energi bersih dalam rangka menjawab tantangan transisi energi global menuju pemanfaatan energi bersih (clean energy) untuk pembangunan berkelanjutan," ujar Jon Respati.

Maskeei sendiri berdiri sejak November 2014, sebagai kelanjutan dari kegiatan Forum Komunikasi Masyarakat Hemat Energi (FKMHE) yang berdiri pada 2001.

Maskeei mempunyai visi tercapainya tujuan Nasional pengembangan energi bersih dan berkelanjutan, khususnya terkait upaya efisiensi dan konservasi energi. Misi utamanya adalah mengadvokasi gerakan penghematan energi melalui upaya efisiensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir

Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:38 WIB

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:19 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi

Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:15 WIB

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:57 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Keberlanjutan Jadi Fokus, Transportasi Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik

Keberlanjutan Jadi Fokus, Transportasi Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 23:40 WIB

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:57 WIB

Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid

Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:30 WIB

Terkini

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

×