Populerkan Kendaraan Listrik, PLN Bali Gandeng Komunitas Otomotif

Senin, 28 Juni 2021 | 09:53 WIB
Populerkan Kendaraan Listrik, PLN Bali Gandeng Komunitas Otomotif
Mototribe Show yang diselenggarakan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali [ANTARA/HO-PLN Bali].

Suara.com - Bila sebelumnya dikenal istilah "Sunmori" alias Sunday Morning Ride yang ngetop di kalangan biker, kekinian ada "Afternoon Cruisin". Bukan sembarang cruising, kegiatan ini adalah wadah untuk mengenalkan kendaraan listrik lebih dekat ke berbagai kalangan, termasuk lewat komunitas otomotif.

Dikutip dari kantor berita Antara, PT PLN (Persero) UID Bali menggandeng Komunitas Dewata EV Association untuk bekerja sama mempopulerkan kendaraan bertenaga listrik. Caranya, ikut ambil bagian dalam ajang Mototribe Show yang diselenggarakan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

"Kami berharap agar acara ini mampu memberikan kontribusi untuk kebangkitan ekonomi Bali melalui industri otomotif," jelas Manager Pemasaran PLN UID Bali, Oscar Praditya via keterangan tertulis, Minggu (27/6/2021).

Dalam kesempatan itu, PLN & DEVA memamerkan kendaraan listrik untuk semakin memasyarakatkan electrifying lifestyle.

Puluhan motor listrik yang disiapkan oleh PT PLN Distribusi Jakarta Raya sebagai kendaraan operasional tampak terparkir  di Jakarta, Selasa (26/12/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Motor listrik yang disiapkan oleh PT PLN Distribusi Jakarta Raya. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Oscar Praditya mengatakan bahwa pihaknya mengajak masyarakat untuk mencoba kendaraan listrik melalui kegiatan test drive yang disediakan dalam acara. Tujuannya siapa saja yang mencoba bisa mengetahui keistimewaan dari kendaraan ramah lingkungan tadi. Inilah Afternoon Cruisin dengan menjajal sepeda motor listrik.

"Kami telah menggandeng berbagai pihak seperti Gesits, Makara, United T1800, BF Goodrich, Selis dan Viar yang telah menyediakan kendaraannya," tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Komunitas Motor Listrik Indonesia Peter Kho menjelaskan, saat ini Indonesia adalah negara importir minyak di mana sebagian APBN dibebankan untuk mendatangkan minyak dari luar negeri.

"Indonesia bukan lagi negara eksportir, sehingga kondisi itu membebani APBN kita. Jika masyarakat banyak yang beralih ke kendaraan listrik, maka APBN bisa surplus dan anggaran dapat dimanfaatkan untuk alokasi lainnya yang lebih bermanfaat," jelas Peter Kho.

Selain itu, banyak manfaat yang dapat dirasakan jika masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Antara lain adalah menurunnya polusi udara dan polusi suara.

Baca Juga: Kawasaki Umumkan Rencana Masa Depan Perusahaan, Mulai Kembangkan Motor Listrik?

"Industri kendaraan listrik ini sudah didukung Pemerintah, dan PLN sebagai salah satu penggeraknya juga telah menyediakan infrastruktur charging station yakni SPKLU yang memudahkan pengendara listrik untuk mengisi ulang daya," lanjutnya.

Di acara Mototribe Show Bali, Ketua MPR Bambang Soesatyo juga meninjau booth pameran kendaraan listrik.

"Saya mengapresiasi PLN telah berperan aktif dalam industri kreatif dalam mendorong perkembangan electric vehicle khususnya konversi kendaraan motor menjadi listrik," demikian ungkapnya menanggapi kehadiran sepeda motor bertenaga energi bersih ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI