Subsidi Pajak Mobil Baru Jadi Pendukung Self Recovery Toyota

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 21:20 WIB
Subsidi Pajak Mobil Baru Jadi Pendukung Self Recovery Toyota
Booth Toyota di pameran IIMS 2021 yang digelar pada pertengahan April 2021. Sebagai ilustrasi [ANTARA Foto].

Suara.com - Salah satu topik hangat dari Workshop Wartawan Industri 2021 yang diselenggarakan secara daring oleh PT Astra International Tbk., dan Suara.com turut hadir pada Rabu (1/9/2021) adalah self recovery PT Toyota Astra Motor (TAM) di masa pandemi COVID-19 hampir dua tahun terakhir.

Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy menyatakan bahwa kurun 2017 - 2019 kondisi market masih relatif stabil. Kemudian saat badai Corona menghantam pada 2020 terjadi penurunan cukup drastis. Di mana penurunan terjadi mencapai angka sekitar 500.000-an unit atau setengah dari kapasitas produksi di luar situasi pandemi.

"Rata-rata self recovery mencapai angka 30.000-an di kuartal pertama 2021, dengan angka maksimum mencapai 16.000-an," papar Anton Jimmi Suwandy dalam acara daring Workshop Wartawan Industri 2021.

Penjualan mobil di Indonesia pada Mei 2021 turun 30,5 persen dibanding pada April. Foto: Pengunjung menaiki mobil yang dipamerkan dalam IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (18/4/2021). [Antara/Sigid Kurniawan]
IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta menawarkan produk yang mendapatkan PPnBM. Sebagai ilustrasi [Antara/Sigid Kurniawan]

Kondisi mulai membaik mulai Maret hingga Juli 2021, di mana tercapai kenaikan hingga menembus angka penjualan 22.000 unit.

"Situasi yang menggembirakan ini ditandai dengan subsidi support untuk menstimulasi pasar. Sangat kami apresiasi. Ditambah telah tersedianya vaksin COVID-19, keduanya menjadi kombinasi yang membuat penjualan naik," analisa Anton Jimmi Suwandy.

Ditekankannya lagi bahwa sejatinya pasar otomotif meningkat karena PPnBM serta warga telah menjalani vaksinasi.

"Sehingga, produk yang termasuk dalam kelompok LCGC (Low Cost Green Car) yang tidak mendapatkan relaksasi pajak karena sudah dihitung memiliki pajak nol pun memperoleh peningkatan samapai 48 persen," tandasnya.

Selaras dengan PPnBM, berbagai segmen pasar Toyota ikut meningkat. Tren yang diamati pabrikan berlogo tiga ellips ini adalah kategori SUV (Sport Utility Vehicle) yang sangat berkembang lima tahun belakangan.

"Pasarnya di atas 30 persen, dan untuk produk kami, nomor satu diduduki Toyota Raize, dan berikutnya ada Toyota Rush, serta Toyota Fortuner," bilang Anton Jimmi Suwandhy.

Berkebalikan dengan SUV, pasar MPV mengalami penurunan. Meski juga disebutkannya bahwa pangsa pasarnya masih tetap berada di atas 50 persen.

Untuk MPV umum diduduki oleh Toyota Innova dan Toyota Avanza, sedangkan kategori MPV premium bertengger Toyota Voxy dan Toyota Alphard.

Anton Jimmi Suwandhy mengutarakan, bila relaksasi pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) 100 persen diperpanjang, maka potensi daya serap pasar bisa meningkat.

Terlebih Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah melayangkan usulan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dengan insentif ini ditambah gencarnya vaksinasi, di mana Toyota Indonesia juga ikut serta dalam gerakan percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum, maka self recovery produk-produknya akan semakin maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 11:48 WIB

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:18 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 12:24 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Terkini

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:27 WIB

Update Harga Mobil JAECOO Mei 2026: Kejutan Seri J5 EV Melompat Naik Rp30 Juta

Update Harga Mobil JAECOO Mei 2026: Kejutan Seri J5 EV Melompat Naik Rp30 Juta

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:13 WIB

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:53 WIB

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:38 WIB

Inikah Wujud Skuter Listrik Honda Terbaru yang Bakal Temani CUV e:? Pakai Dek Rata dan Baterai Tanam

Inikah Wujud Skuter Listrik Honda Terbaru yang Bakal Temani CUV e:? Pakai Dek Rata dan Baterai Tanam

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:27 WIB

Tua Tapi Bagus, Ini 5 Motuba yang Masih Worth It di 2026

Tua Tapi Bagus, Ini 5 Motuba yang Masih Worth It di 2026

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:37 WIB

Mei Berseri Bebas Rugi, DP Skutik Honda Kini Cuma Sejuta Plus Asuransi

Mei Berseri Bebas Rugi, DP Skutik Honda Kini Cuma Sejuta Plus Asuransi

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:17 WIB

China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas

China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:16 WIB

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:05 WIB