facebook

Emisi Pabrik Mobil Listrik BYD Berikan Dampak Buruk Pada Anak

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Emisi Pabrik Mobil Listrik BYD Berikan Dampak Buruk Pada Anak
BYD, mobil listrik produksi China. Sebagai ilustrasi (www.evworld.com)

Perusahaan diperintahkan untuk mengurangi emisi menggunakan teknik pelapisan baru pada Oktober ini.

Suara.com - Pembuat kendaraan listrik (EV) asal China, BYD, mendapat sejumlah protes karena pabriknya yang terletak di Changsha dianggap menghasilkan pencemaran udara.

Dalam aksi protes yang tersebar lewat sosial media, terlihat ratusan orang tua berkumpul di luar pabrik BYD Changsha, memegang foto yang menunjukkan anak-anak mereka berdarah di bagian hidung, sambil membawa spanduk bertulisan "BYD mencemari dan merugikan kami" dan "Kami tidak ingin tercemar".

Beberapa pengguna sosial media juga menuduh perusahaan menyebabkan mimisan, mual dan batuk pada lebih dari 600 anak. 

Bus sekolah listrik BYD (ANTARA/HO-Hindustan Times)
Bus sekolah listrik BYD (ANTARA/HO-Hindustan Times)

Aksi protes ini langsung mendapat respon dari perusahaan. Namun BYD mengaku mereka telah menjalankan pabrik mereka dengan standar yang berlaku.

Baca Juga: Tesla Gigafactory Shanghai Ekspor Mobil Listrik ke Slovenia

"Kami mematuhi peraturan dan standar nasional," tulis pernyataan BYD, dikutip dari Asiaone.

Lebih lanjut, BYD mengaku telah mengambil langkah-langkah yang relevan dan secara aktif berusaha memperbaiki situasi.

Namun tuduhan yang menyebut emisi pabrik telah menyebabkan penyakit pada anak tidaklah betul.

"Desas-desus yang menuduh bahwa emisi pabrik menyebabkan mimisan adalah rekayasa jahat," tegas perusahaan itu.

Tahun lalu pabrik BYD memang masuk dalam daftar pengawasan karena dinilai melakukan pencemar senyawa organik volatil (VOC) oleh pemerintah Changsha. Perusahaan diperintahkan untuk mengurangi emisi menggunakan teknik pelapisan baru pada Oktober ini.

Baca Juga: Tim Tesla Tinjau Nikel Indonesia di Morowali

Komentar