Sama-Sama Miliki Sumber Daya Mineral Melimpah, Indonesia-Australia Tandatangani Mekanisme Bilateral Kolaborasi EV

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 24 November 2023 | 08:25 WIB
Sama-Sama Miliki Sumber Daya Mineral Melimpah, Indonesia-Australia Tandatangani Mekanisme Bilateral Kolaborasi EV
Ilustrasi pengisian ulang baterai EV yg memiliki baterai lithium (Shutterstock).

Suara.com - Beberapa saat lalu, Indonesia dan Australia menandatangani kerja sama bilateral IA-CEPA, yang dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri sebagai persetujuan kemitraan ekonomi yang komprehensif antara Indonesia dengan Australia, dengan prinsip dasar kemitraan yang saling menguntungkan (win-win).

Kemitraan ini akan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Australia dalam jangka waktu yang panjang. IA-CEPA berbeda dengan Free Trade Agreement FTA.

Kekinian, khusus sektor otomotif dilangsungkan penandatanganan atau Memorandum of Understanding (MoU) antarkedua negara yang menyangkut kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim Republik Indonesia Erick Thohir memaparkan bahwa nikel dan lithium adalah dua mineral utama yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik.

Pengunjung mengamati motor listrik Lexus RX yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (14/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mobil listrik atau Electric Vehicle dipamerkan dalam GIIAS, sebagai ilustrasi rencana Indonesia untuk NZE 2060 [Suara.com/Alfian Winanto]

"Indonesia telah mengembangkan industri hilirisasi nikelnya menuju ekosistem kendaraan listrik dalam lima tahun terakhir. Telah ada tiga pabrik di Indonesia yang beroperasi untuk memproduksi mixed hydroxide precipitate, bahan dasar prekursor baterai," jelasnya.

Kemudian, beberapa proyek manufaktur baterai juga telah direncanakan untuk dibangun di Tanah Air dan akan dimulai pada beberapa tahun mendatang.

Di sisi lain, Australia memiliki 24 persen cadangan lithium dunia (urutan kedua setelah Chili). Australia telah menyumbang 43 persen dari ekstraksi lithium global pada 2022.

Australia dapat mengambil manfaat dari sumber daya lithium yang melimpah ini dengan berkolaborasi dengan Indonesia yang telah mengembangkan industri nikelnya dalam membangun poros baru ekosistem baterai kendaraan listrik, serta menjalin aliansi.

Latar belakang kesamaan sebagai negara penghasil mineral logam inilah yang menjadi dasar bagi Indonesia dan Australia untuk menandatangani MoU untuk kerja sama di bidang EV khususnya pengolahan bahan pembuat baterai kendaraan listrik.

baca juga

Sehingga pada Kamis (23/11/2023), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim Republik Indonesia Erick Thohir dan Menteri Industri dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pembentukan ‘Mekanisme’ Bilateral untuk Memajukan Kolaborasi Kendaraan Listrik atau Electric Vehicles (EV) antara Indonesia dengan Australia.

Ilustrasi baterai Lithium-ion. [Kumpan Electric/Unsplash]
Ilustrasi baterai Lithium-ion. [Kumpan Electric/Unsplash]

“Indonesia dan Australia tidak hanya memiliki kedekatan geopolitik, keduanya juga memiliki sumber daya mineral yang melimpah, serta peluang untuk menjadi pemain kunci dalam rantai pasokan kendaraan listrik global,” ungkap Menko Marves Ad Interim RI dalam acara penandatanganan ini.

Ia menandaskan lahirnya MoU tadi adalah menindaklanjuti komitmen yang diumumkan Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Persemakmuran Australia pada Annual Leaders' Meeting untuk memajukan kerja sama dan kolaborasi dalam industri kendaraan listrik.

Mekanisme bilateral ini memfasilitasi hubungan kerja sama yang saling menguntungkan, serta kolaborasi dalam memetakan rantai pasok dan ekosistem kendaraan listrik, berbagi best practice mengenai standar lingkungan sosial, dan tata kelola (environment, social, and good governance atau ESG).

Kemudian mendukung transfer pengetahuan, memfasilitasi kemitraan bisnis-ke-bisnis baru serta membentuk komite pengarah bersama untuk memandu alur kerja dan memantau hasil kolaborasi.

Adanya kerja sama bidang EV ini tentu saja membuka peluang Indonesia sebagai negara penghasil sumber daya mineral untuk berperan aktif sebagai produsen dalam langkah menuju Net Zero Emission atau NZE 2060.

Di mana negeri kita tidak hanya berperan sebagai pengguna kendaraan listrik namun mendistribusikan produk. Baik baterai untuk kendaraan jenis Battery Electric Vehicle (BEV) maupun baterai jenis swappable yang bisa digunakan berbagai kendaraan, mulai roda dua sampai roda empat.

Bila rangkaian pengadaan material dan produksi yang dikelola secara kerja sama ini bisa direalisasikan, perekonomian Indonesia juga turut mengalami perubahan. Pasar ekspor diharapkan mengalami kenaikan, skema IA-CEPA pun bisa dimanfaatkan bagi kedua negara untuk kemajuan bersama.

Seperti dipaparkan Menko Marves Ad Interim Indonesia bahwa antara Indonesia dan Australia tidak hanya memiliki kesamaan geopolitik, akan tetapi sumber daya mineral yang siap dikelola bersama-sama antara kedua belah pihak. Juga bakal ada transfer teknologi dan terbukanya model kemitraan bisnis baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:05 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Keterangan Pers Bahlil Terkait Kenaikan Harga Pertamax dan Pemadaman Listrik Bergilir

Keterangan Pers Bahlil Terkait Kenaikan Harga Pertamax dan Pemadaman Listrik Bergilir

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:16 WIB

5 Motor Listrik dengan Baterai Lithium Terbaik 2026, Lebih Awet dan Ngecas Kilat

5 Motor Listrik dengan Baterai Lithium Terbaik 2026, Lebih Awet dan Ngecas Kilat

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 07:10 WIB

5 Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium, Ringan dan Umur Pakai Lebih Panjang

5 Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium, Ringan dan Umur Pakai Lebih Panjang

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:48 WIB

Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya

Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 20:05 WIB

Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target

Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target

News | Senin, 19 Januari 2026 | 13:27 WIB

Tragedi Terra Drone: Kenapa 22 Karyawan Tewas? Mendagri Siapkan Solusi Aturan Baru

Tragedi Terra Drone: Kenapa 22 Karyawan Tewas? Mendagri Siapkan Solusi Aturan Baru

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:43 WIB

Terkini

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×