Buka MarketPlus Conference 2023, Hermawan Kartajaya Sebutkan Elon Musk dan Mobil Listrik Tiongkok Sebagai Contoh

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 08 Desember 2023 | 09:51 WIB
Buka MarketPlus Conference 2023, Hermawan Kartajaya Sebutkan Elon Musk dan Mobil Listrik Tiongkok Sebagai Contoh
Manakah yang membuat sesuatu hal certain? Foto kiri asli dan foto kanan hasil AI tentang Hermawan Kartajaya yang dikedepankan sebagai contoh [Suara.com/CNR ukirsari].

Suara.com - Pada Kamis (7/12/2023), pakar pemasaran Hermawan Kartajaya resmi membuka MarketPlus Conference 2024 di ballroom The Ritz Charlton Jakarta. Rangkaian acara ini seru, menghadirkan lebih dari 20 pembicara ekonomi dari berbagai negara dalam talkshow selama dua hari. Kemudian ada pameran puluhan brand terkenal dalam dunia marketing, sampai pemberian anugerah kepada 18 orang The Best Industry Marketing Champion Marketeer of the Year 2023.

Dalam gaya Suroboyoan yang khas, lelaki kelahiran Surabaya 18 November 1947 ini mengungkapkan bintang tamu yang hadir di acara MarketPlus Conference 2023 berasal dari ASEAN, Asia, sampai Eropa. Kemudian brand ternama Tanah Air di antaranya adalah Pertamina, Garuda, serta TransJakarta.

Lantas secara virtual dalam pembukaan itu juga hadir Prof Philip Kotler, the Father of Modern Marketing yang mengucapkan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan acara menarik ini.

Kemudian secara naratif, Hermawan Kartajaya memperlihatkan dua potretnya. Kiri adalah foto sungguhan atau diambil apa adanya, sedangkan satu lagi adalah hasil AI (Artificial Intelligence). Keduanya sangat bertolak belakang, dengan hasil buatan sangat menarik, menampilkannya bak rocker, mirip Keith Richard atau Mick Jagger dari grup band rock The Rolling Stones.

Potret negeri kita hari ini serta rencana menuju masa depan yang dibawakan dalam pembukaan MarkPlus Conference 2023 oleh Hermawan Kartajaya [Suara.com/CNR ukirsari]
Potret negeri kita hari ini serta rencana menuju masa depan yang dibawakan dalam pembukaan MarkPlus Conference 2023 oleh Hermawan Kartajaya [Suara.com/CNR ukirsari]

"Teknologi membuat kondisi serba tidak certain atau tidak meyakinkan. Ini salah satu contoh, antara asli dan AI, dan pada kenyataannya, yang kita yakini malahan gambar buatan AI. Itu sebabnya teknologi jangan sampai menyetop kita untuk menjadi a better person," paparnya.

Dalam skala lebih luas, ditambahkannya bahwa planet Bumi tidak bisa kita selamatkan tanpa kolaborasi, itu sebabnya dibutuhkan langkah unified atau unifikasi, serta menyatukan sektor online dan offline.

Ada beberapa contoh yang bisa dikemukakan, seperti pertunjukan di Disneyland. Seperti film Frozen diputar di bioskop akan tetapi pertunjukkan betulan dapat disimak pula. Keduanya berjalan seiring dan memberikan benefit lebih besar.

Demikian pula dicontohkan tentang salah satu model bisnis hotel di Bali. Investasi bukan dalam bentuk kamar super mewah, akan tetapi pengelola menaruh perhatian besar kepada alam sekitar lewat pembuatan laboratorium sampah.

"Sehingga media sosial mereka juga menampilkan antara lain potret berseni tentang tumpukan sandal dari pemilihan sampah. We can save the planet by creating," tandas Hermawan Kartajaya.

baca juga
Presiden Jokowi bertemu dengan Elon Musk [Foto: ANTARA]
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Elon Musk [Foto: ANTARA]

Senada dalam dunia otomotif, yaitu tampilnya kendaraan-kendaraan listrik sebagai bagian dari penyelamatan planet Bumi.

"Seperti Elon Musk, misalnya. Dengan mobil listrik ia memikirkan kondisi bumi yang lebih baik. Kemudian tinjauan untuk pemasaran dan pembuatan produk," lanjutnya.

Lebih lanjut mencontohkan mobil listrik sebagai pembeda kondisi adalah saat ia ditelepon salah satu rekannya yang tengah berada di salah satu kota di Tiongkok daratan, serta Hong Kong--daerah administrasi khusus milik Tiongkok yang terdiri dari sebuah pulau dan area yang menempel di Tiongkok daratan.

"Jarak antara Hong Kong dan Shenzhen hanya 20 menit. Akan tetapi perbedaannya terasa. Salah satu kota itu menggunakan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) hampir 100 persen sehingga suasana senyap, tidak berisik. Termasuk Huawei, di sana mereka punya mobil listrik. Teman saya ngamuk-ngamuk, mengapa negara kita belum bisa begini," ujarnya setengah bertanya.

"Tahun ini, EV akan bertumbuh," imbuh Hermawan Kartajaya.

Dari contoh-contoh ini, ia mengungkapkan bahwa antara teknologi, sustainability, probability serta situasi terkini yang perlu didorong menuju kemajuan negeri kita. Ditunjukkannya empat skenario yaitu: Indonesia tidak berubah tetap Indonesia seperti yang kita kenal sekarang, Ibu Kota Negara Nusantara yang masih menjadi utopia untuk diwujudkan bersama, negeri Konoha sebagai skenario tentang masa depan atau future, serta negara Wakanda dengan teknologi tinggi yang tahu-tahu ada.

Semoga kemajuan teknologi kendaraan listrik atau EV akan menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju masa depan yang disebutkan Hermawan Kartajaya sebagai projecting the uncertainty dengan operational excellence menuju unified berbagai faktor online-offline sehingga membentuk immersive marketing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi

Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Daihatsu Akui Daya Beli Masih Jadi Tantangan Pembeli Mobil Pertama

Daihatsu Akui Daya Beli Masih Jadi Tantangan Pembeli Mobil Pertama

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Kenapa Mobil Listrik Tidak Bisa Didorong Saat Mogok? Ini Penyebab Teknis dan Bahayanya

Kenapa Mobil Listrik Tidak Bisa Didorong Saat Mogok? Ini Penyebab Teknis dan Bahayanya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Terkini

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

×