Ritual Pagi yang Mematikan: Fakta Mencengangkan di Balik Memanaskan Motor dalam Ruangan

Selasa, 03 Desember 2024 | 14:15 WIB
Ritual Pagi yang Mematikan: Fakta Mencengangkan di Balik Memanaskan Motor dalam Ruangan
Ilustrasimemanaskan motor (Greatbiker)

Suara.com - Memanaskan motor sebelum berkendara telah menjadi ritual pagi yang tidak terpisahkan bagi sebagian besar pengguna motor di Indonesia.

Meski teknologi mesin modern saat ini telah mengalami kemajuan signifikan, banyak pengendara masih mempertahankan kebiasaan ini.

Namun, tahukah bahwa lokasi memanaskan motor dapat memengaruhi keamanan dan kesehatan pemotor serta kondisi kendaraan itu sendiri?

Bahaya Tersembunyi di Balik Pemanasan dalam Ruangan

Ilustrasi parkir motor di garasi (Suara.com/Gagah Radhitya)
Ilustrasi parkir motor di garasi (Suara.com/Gagah Radhitya)

Memanaskan motor di dalam ruangan tertutup seperti garasi atau area sempit dapat menghadirkan beberapa risiko serius seperti dilansir dari Wahana Honda.

Pertama, panas yang dihasilkan dari lampu utama motor yang menyala otomatis dapat terpantul dari dinding dan kembali ke reflektor. Fenomena ini dapat meningkatkan suhu secara drastis, berpotensi merusak komponen penting seperti mika lampu dan bohlam.

Lebih mengkhawatirkan lagi, gas buang yang dihasilkan selama proses pemanasan mengandung zat-zat berbahaya seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), dan timbal.

Dalam ruangan tertutup, gas-gas ini dapat terperangkap dan terakumulasi, menciptakan lingkungan yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Paparan berkelanjutan terhadap gas-gas ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari sakit kepala hingga keracunan serius.

Solusi dan Alternatif yang Aman

Baca Juga: Motis Nataru 2025 Kapan Dibuka? Catat Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan

Untuk menghindari risiko-risiko tersebut, sangat disarankan untuk memanaskan motor di area terbuka dengan ventilasi yang baik.

Pilih lokasi yang jauh dari dinding atau permukaan pemantul lainnya untuk mencegah akumulasi panas berlebih pada komponen motor.

Waktu pemanasan yang ideal berkisar antara 3-5 menit saja, cukup untuk memastikan pelumas terdistribusi merata tanpa membebani mesin.

Selain memilih lokasi yang tepat, ada beberapa praktik yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan proses pemanasan motor. Mulailah dengan menyalakan mesin pada putaran idle dan hindari memberikan gas berlebihan selama proses pemanasan. Pastikan area sekitar memiliki sirkulasi udara yang baik untuk menghindari akumulasi gas buang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI