Ini Tanda-tanda CVT Motor Sudah Harus Diganti

Suhardiman Suara.Com
Senin, 27 Januari 2025 | 15:34 WIB
Ini Tanda-tanda CVT Motor Sudah Harus Diganti
Dalaman dari CVT yang ada pada motor matic. [ANTARA/Ho/Autochem.id]

Suara.com - Continuously Variable Transmission atau CVT merupakan adalah jenis transmisi otomatis yang memungkinkan perubahan rasio gigi secara terus-menerus tanpa jeda.

Berbeda dengan transmisi manual atau otomatis konvensional, CVT menggunakan dua pulley yang dapat mengubah diameter untuk menyesuaikan rasio gigi, sehingga memberikan akselerasi yang lebih halus dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Sistem ini sering digunakan pada kendaraan modern, termasuk motor matik dan mobil, untuk meningkatkan performa mesin dan kenyamanan berkendara.

Berikut adalah tujuh tanda yang menunjukkan bahwa sistem Continuously Variable Transmission (CVT) pada motor Anda perlu diganti:

1. Tarikan Mesin Terasa Lemot

Jika Anda merasakan bahwa tarikan mesin menjadi lemah, terutama saat akselerasi dari posisi berhenti, ini bisa menjadi indikasi bahwa komponen dalam CVT, seperti roller atau V-belt, sudah aus dan perlu diganti.

2. Suara Berisik dari CVT

Munculnya suara berdecit, gemeretak, atau suara tidak wajar lainnya dari area CVT dapat menandakan adanya kerusakan pada komponen seperti roller atau mangkuk kopling. Suara ini sering kali disertai dengan getaran yang tidak biasa saat motor berjalan.

3. Mesin Bergetar Berlebihan

Jika motor Anda mulai bergetar lebih keras dari biasanya, terutama saat berakselerasi, ini bisa menjadi tanda bahwa roller dalam CVT sudah mulai aus. Getaran yang berlebihan dapat mengganggu kenyamanan berkendara dan menunjukkan perlunya penggantian komponen.

4. Akselerasi Tersendat-sendat

Ketika motor terasa tersendat atau tidak bisa berakselerasi dengan baik, terutama di putaran mesin bawah, ini dapat menunjukkan masalah pada mangkuk kopling atau jalur bergerak roller yang tergerus.

5. Bau Gosong atau Tercium Aroma Tidak Sedap

Bau gosong yang tercium saat berkendara sering kali disebabkan oleh V-belt yang sudah rusak atau terbakar. Ini adalah tanda bahwa V-belt perlu segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem CVT.

6. Kebocoran Oli dari CVT

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI