ETLE Gagal Deteksi? Ini Taktik Curang Pemotor Manipulasi Pelat Nomor

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Selasa, 29 April 2025 | 14:11 WIB
ETLE Gagal Deteksi? Ini Taktik Curang Pemotor Manipulasi Pelat Nomor
Ilustrasi kamera CCTV tilang elektronik. (Pixabay/vjkombajn)

Suara.com - Perkembangan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas di Indonesia telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku berkendara masyarakat.

Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik menjadi terobosan penting dalam upaya meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Namun, seperti dua sisi mata uang, inovasi ini juga memunculkan berbagai upaya kreatif - namun tidak terpuji - dari sebagian pengendara yang berusaha menghindari sanksi tilang motor.

Fenomena yang belakangan ini menjadi sorotan publik adalah munculnya berbagai taktik manipulasi pelat nomor kendaraan.

Beberapa pengendara nekat melakukan modifikasi tidak sah pada pelat nomor mereka, mulai dari menekuk bagian tertentu, melipat ke arah dalam, hingga menggunakan berbagai material untuk mengaburkan identitas kendaraan dari tangkapan kamera ETLE.

Tindakan ini jelas menunjukkan masih rendahnya kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial di kalangan pengguna jalan.

Salah satu kasus yang viral di media sosial, seperti yang terekam dalam akun Instagram @jakartazoone, memperlihatkan bagaimana pengendara dengan sengaja memanipulasi pelat nomor kendaraan mereka.

Ada yang menekuk pelat ke arah luar, sementara yang lain memilih untuk melipatnya ke bagian dalam.

Tujuan dari tindakan ini tidak lain adalah menghalangi kamera ETLE membaca identitas kendaraan dengan jelas, sehingga mereka berharap dapat lolos dari sanksi meskipun melakukan pelanggaran lalu lintas.

Yang lebih mengkhawatirkan, respons masyarakat terhadap fenomena ini cukup beragam dan tidak seluruhnya positif.

Beberapa warganet bahkan terlihat mendukung dan tertarik untuk mengikuti praktik serupa. Hal ini terlihat dari munculnya pertanyaan-pertanyaan seputar produk atau cara-cara untuk menghindari deteksi kamera tilang elektronik.

Meski demikian, masih ada suara-suara rasional yang mengingatkan bahwa tindakan tersebut justru dapat mengundang risiko lebih besar, termasuk kemungkinan terkena tilang manual dari petugas di lapangan.

Perlu dipahami bahwa manipulasi pelat nomor kendaraan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan berlalu lintas secara umum.

Pelat nomor berfungsi sebagai identitas resmi kendaraan yang memudahkan proses identifikasi dalam berbagai situasi, termasuk ketika terjadi kecelakaan atau tindak kejahatan.

Memanipulasi pelat nomor sama dengan menghilangkan identitas kendaraan, yang dapat mempersulit proses penegakan hukum dan penanganan berbagai insiden di jalan raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Tilang Biru atau Merah? Kenali Bedanya sebelum Menyesal di Jalan

Surat Tilang Biru atau Merah? Kenali Bedanya sebelum Menyesal di Jalan

Otomotif | Selasa, 29 April 2025 | 07:54 WIB

Tilang Elektronik Memang Lucu, Penumpang Bermain HP Kena Getahnya

Tilang Elektronik Memang Lucu, Penumpang Bermain HP Kena Getahnya

Otomotif | Jum'at, 18 April 2025 | 19:45 WIB

Niat Bayar Pajak Kendaraan, Wanita Ini Syok Lihat Data Tilang Elektronik

Niat Bayar Pajak Kendaraan, Wanita Ini Syok Lihat Data Tilang Elektronik

Otomotif | Kamis, 17 April 2025 | 22:03 WIB

Terkini

Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026

Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah

Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:53 WIB

Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa

Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:43 WIB

4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin

4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB

Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?

Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:14 WIB

Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin

Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:10 WIB

Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol

Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 14:51 WIB

4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat

4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 14:44 WIB

Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar

Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 14:20 WIB

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:51 WIB