Perang Harga Mobil di China, Geely Ungkit Kasus Tangki Bensin Bermasalah BYD

Liberty Jemadu

Selasa, 10 Juni 2025 | 18:15 WIB
Perang Harga Mobil di China, Geely Ungkit Kasus Tangki Bensin Bermasalah BYD
BYD dilaporkan GWM ke pemerintah China karena menggunakan tangki bensin yang tidak sesuai standar. Foto: Logo BYD. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - Persaingan antara produsen otomotif China semakin panas saja setelah BYD memutuskan memangkas sejumlah besar mobilnya pada Mei lalu, yang kemudian melahirkan gelombang perang harga baru di Tiongkok.

Serangan terhadap BYD kini datang dari salah satu raksasa otomotif China, Geely yang mengungkit kembali kasus tangki bensin beberapa mobil plug in hybrid atau PHEV BYD yang ramai beberapa tahun lalu.

Kasus itu mencuat pada akhir Mei kemarin, ketika Chairman Great Wall Motor (GWM) Wei Jianjun mengeluhkan perang harga yang kembali terjadi di industri otomotif China.

Ketika itu Wei tak hanya mewanti-wanti soal krisis di industri otomotif dan terancamnya kualitas mobil-mobil China, tak juga mengungkit laporannya ke pemerintah soal beberapa mobil hybrid BYD yang dicurigai tak memenuhi syarat soal emisi.

Wei mengatakan bahwa laporannya itu, yang dibuat pada 2023 silam, masih berjalan.

BYD dalam tanggapannya pada Mei lalu mengatakan komentar Wei soal perang harga berlebihan dan menegaskan bahwa mobil-mobilnya sudah sesuai atau memenuhi syarat emisi pemerintah China.

Lalu pada Sabtu (7/6/2025) pekan lalu, dalam ajang 2025 China Chongqing Auto Forum, Wakil Presiden Senior Geely Victor Young kembali mengungkit kasus tersebut. Young mengatakan Geely sudah melakukan uji emisi dan hasilnya sama dengan yang ditemukan Wei.

"Wei Jianjun adalah orang yang jujur dan ia adalah pembongkar kebohongan di industri kita," kata Young dalam pidatonya, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (10/6/2025).

Pada 2023 lalu, GMW melaporkan BYD ke pemerintah China karena diduga menggunakan tangki bensin non-pressurised pada mobil plug in hybrid atau PHEV model Qin Plus dan Song Plus. Keduanya adalah model mobil hybrid paling BYD di China.

Sebelum melaporkan BYD, GWM membeli dua unit Qin Plus dan Song Plus lalu menyerahkannya ke lembaga China Automotive Technology & Research Center untuk diperiksa serta diuji emisi. Hasilnya menunjukkan dua mobil itu tak lolos uji emisi.

Akibat penggunaan tangki bensin seperti itu, GWM mengklaim bahan bakar di dalam tangki akan lebih mudah menguap dan karenanya tak sesuai dengan aturan di China.

Merespons tudingan itu BYD itu, General Manajer bidang Humas BYD Li Yunfei mengatakan bahwa penggunaan tangki bensin non-pressurised pada dua model BYD itu sudah sesuai dengan aturan di China pada periode 2021 - 2023. Ia juga menekankan bahwa BYD sudah tak lagi menggunakan tangki bensin tersebut di semua mobil yang diproduksinya saat ini.

Adapun menurut Yicai Global, harga tangki non-pressurised memang lebih murah ketimbang varian pressurised dan karenanya akan lebih ekonomis untuk produsen mobil.

Perang Harga Turunkan Kualitas Mobil China

Sebelumnya pada akhir Mei lalu, Chairman GWM Wei Jianjun mengutarakan kegeramannya melihat kondisi pasar mobil di Tiongkok yang terus diwarnai perang harga dan mewanti-wanti bahwa penurunan harga mobil akan membuat pabrikan sukar menjamin kualitas produk.

Wei juga memperingatakan industri otomotif China kini sudah memasuki krisis. Ia membandingkannya dengan krisis properti, yang dikenal dengan julukan Krisis Evergrade di Tiongkok.

Kritik Wei itu disampaikan ketika BYD kembali melancarkan perang harga, dengan memangkas harga mobil-mobilnya lewat skema tukar tambah. Langkah BYD ini segara diikuti oleh pabrikan lain di China, termasuk Geely.

"Kini sudah ada Evergrande di industri otomotif China, tetapi ia belum kolaps," sindir Wei, mengacu pada raksasa properti China, Evergrande yang pada 2024 lalu dinyatakan bangkrut setelah gagal membayar utang sebesar lebih dari Rp 5000 triliun.

Ia tak menyebut perusahaan otomotif apa yang disetarakan dengan Evergrande, tetapi ia menyebut beberapa produsen otomotif China menghabiskan terlalu banyak sumber daya untuk mengejar market value dan menaikkan harga saham di bursa.

Lebih lanjut Wei mengatakan industri mobil listrik China saat ini sudah tidak sehat, yang ditandai banyaknya perusahaan yang masih menelan kerugian serta terus terjadinya perang harga, yang berdampak pada tertekannya rantai pasok.

Diwartakan sebelumnya sejumlah besar perusahaan pemasok komponen otomotif di China pada awal 2025 sudah mengeluhkan tekanan dari merek-merek besar yang meminta mereka memangkas harga komponen.

Tidak hanya itu. Banyak pemasok komponen yang kini harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan pembayaran atas produk yang mereka produksi untuk merek-merek otomotif di China.

Hal ini, kritik Wei, membuat kualitas komponen yang dihasilkan perlu dipertanyakan keamanan kerta kehandalannya.

"Beberapa mobil sudah turun harga dari 220.000 yuan ke 120.000 yuan per unit dalam beberapa tahun terakhir. Produk industri apa yang bisa turun harga hingga 100.000 yuan dan masih bisa dijamin kualitasnya?" cecar Wei dalam wawancara dengan Sina Finance, seperti dilansir dari Reuters.

"Ini jelas sesuatu yang mustahil," tegas Wei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD M6 Segera Punya Adik: Namanya BYD M9, Lebih Murah dari Denza D9

BYD M6 Segera Punya Adik: Namanya BYD M9, Lebih Murah dari Denza D9

Otomotif | Senin, 09 Juni 2025 | 20:22 WIB

Perang Harga ke Perang Mulut, Geely Tuding BYD Munafik: Maling Teriak Maling

Perang Harga ke Perang Mulut, Geely Tuding BYD Munafik: Maling Teriak Maling

Otomotif | Senin, 09 Juni 2025 | 16:15 WIB

Kapal Pengangkut Mobil Listrik China Terbakar di Tengah Laut, Muat Mobil Chery dan GWM

Kapal Pengangkut Mobil Listrik China Terbakar di Tengah Laut, Muat Mobil Chery dan GWM

Otomotif | Jum'at, 06 Juni 2025 | 23:39 WIB

Geely Gandeng Voltron Sediakan Stasiun Pengisian Daya di Jaringan Diler Resmi

Geely Gandeng Voltron Sediakan Stasiun Pengisian Daya di Jaringan Diler Resmi

Otomotif | Jum'at, 06 Juni 2025 | 10:41 WIB

Kesan Pertama Bawa Mobil Listrik Geely EX5 untuk Harian

Kesan Pertama Bawa Mobil Listrik Geely EX5 untuk Harian

Otomotif | Kamis, 05 Juni 2025 | 19:24 WIB

Terkini

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:19 WIB

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:05 WIB

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:10 WIB

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci

Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:37 WIB

Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL

Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:29 WIB

Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya

Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:51 WIB

BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun

BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:49 WIB