5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Ibu-Ibu: Pajak Murah, Antar Jemput Anak Makin Sat Set

Yasinta Rahmawati

Selasa, 25 November 2025 | 14:26 WIB
5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Ibu-Ibu: Pajak Murah, Antar Jemput Anak Makin Sat Set
Ibu-ibu naik motor listrik. (Dibuat dengan Gemini AI)

Suara.com - Penggunaan motor listrik di Indonesia kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain karena kebutuhan mobilitas yang tinggi, masyarakat terutama para ibu-ibu semakin mempertimbangkan kendaraan yang praktis, hemat, dan ramah lingkungan. 

Motor listrik pun menjadi alternatif menarik karena menawarkan biaya operasional rendah, suara halus, serta pajak yang lebih murah dibandingkan motor berbahan bakar bensin.

Mengenai pajak yang lebih murah, itu karena pemerintah memberikan insentif untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, salah satunya melalui pajak kendaraan yang jauh lebih rendah. Bagi ibu-ibu yang ingin menghemat pengeluaran rumah tangga, ini jelas menjadi keuntungan.

Di samping itu, berbeda dari motor konvensional, motor listrik tidak menghasilkan emisi gas buang karena bergerak menggunakan daya baterai. Dengan begitu, pengguna dapat berkontribusi mengurangi polusi udara di lingkungan tempat tinggal.

Motor listrik juga tidak bising karena tidak menggunakan knalpot sehingga suaranya jauh lebih halus. Ini sangat cocok untuk ibu-ibu yang sering beraktivitas di area perumahan, mengantar anak sekolah, atau belanja harian tanpa mengganggu sekitar.

Namun sebelum memilih motor listrik, ada beberapa spesifikasi yang harus dipertimbangkan antara lain sebagai berikut:

1. Jarak Tempuh Maksimal

Jarak tempuh adalah estimasi sejauh apa motor bisa berjalan dari kondisi baterai penuh hingga kosong. Jika ibu-ibu sering antar-jemput anak, belanja, atau pergi bekerja, pilih motor dengan jarak tempuh minimal 40–60 km.

2. Kapasitas Angkut

baca juga

Umumnya motor listrik dapat menahan beban hingga 150 kg. Semakin berat beban, semakin berkurang kecepatan dan jarak tempuhnya.

3. Kecepatan Maksimal

Motor listrik murah biasanya memiliki kecepatan maksimal 40–50 km/jam, cukup untuk penggunaan harian dalam kota. Tidak disarankan memacu motor terlalu cepat karena dapat membuat baterai cepat panas.

4. Daya Motor (Watt)

Daya motor menentukan tenaga yang dihasilkan. Semakin besar watt, semakin bertenaga motor saat menanjak atau membawa muatan.

Rekomendasi Motor Listrik untuk Ibu-Ibu

Jika Anda sedang memilih motor listrik yang praktis, nyaman, dan cocok dipakai harian, berikut beberapa rekomendasi terbaik yang harganya masih terjangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Motor Listrik Murah Mirip Yamaha NMAX: Pas Di Kantong Cocok Buat Touring

3 Motor Listrik Murah Mirip Yamaha NMAX: Pas Di Kantong Cocok Buat Touring

Otomotif | Senin, 24 November 2025 | 19:14 WIB

5 Motor Listrik Mirip Motor Cub yang Stylish untuk Aktivitas Sehari-hari

5 Motor Listrik Mirip Motor Cub yang Stylish untuk Aktivitas Sehari-hari

Otomotif | Senin, 24 November 2025 | 18:39 WIB

Simulasi Kredit Motor Listrik Polytron Fox Series, Apa Bisa Subsidi?

Simulasi Kredit Motor Listrik Polytron Fox Series, Apa Bisa Subsidi?

Otomotif | Senin, 24 November 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×