5 Tipe Motor yang Tak Layak untuk Mudik Jarak Jauh Saat Lebaran

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:00 WIB
5 Tipe Motor yang Tak Layak untuk Mudik Jarak Jauh Saat Lebaran
Ilustrasi mudik naik motor. (Pixabay/@SplitShire)
  • Skutik kecil berisiko rem blong akibat overheat saat mudik jalur pegunungan.

  • Motor sport dan trail tidak disarankan karena posisi berkendara tidak ergonomis.

  • Modifikasi ekstrem dan kondisi ban gundul meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

Suara.com - Sepeda motor masih menjadi kendaraan yang paling diminati untuk mudik ketika Hari Raya Idul Fitri.

Namun sebelum Anda memacu gas menuju kampung halaman, perlu dicatat bahwa tidak semua tipe motor diciptakan untuk perjalanan jauh.

Mudik pakai motor yang tidak layak untuk perjalanan jauh tak hanya meningkatkan risiko kendaraan mogok di tengah jalan, tapi juga membahayakan nyawa pengendaranya.

Karena itu, Anda perlu memahami bahwa ini 5 tipe motor dan kondisi kendaraan yang tidak disarankan untuk mudik jauh.

1. Skutik Kecil (110cc - 125cc)

Motor matic kelas entry level sangat berisiko jika dipaksa mudik jauh melewati jalur pegunungan yang ekstrem.

Bahaya utamanya terletak pada rem panas (overheat) yang bisa memicu rem blong saat di turunan.

Ilustrasi mudik naik motor (Freepik/odua)
Ilustrasi mudik naik motor (Freepik/odua)

Selain itu, mesin kecil cenderung cepat panas karena sistem pendingin udara yang kurang optimal untuk kerja berat terus-menerus.

2. Motor Sport Full Fairing

Meski terlihat gagah, motor tipe ini sangat tidak nyaman untuk mudik jarak jauh.

Posisi berkendara yang menunduk akan membuat punggung dan tangan cepat lelah atau pegal.

Selain itu, mesin motor sport cenderung menghasilkan panas tinggi yang bakal menyiksa pengendara saat terjebak kemacetan

Belum lagi, motor sport juga biasanya minim ruang penyimpanan barang ketika mudik jauh.

3. Motor Tua

Motor yang sudah berusia tua atau memiliki riwayat kerusakan berat sebaiknya tidak dipakai mudik.

Kendaraan dengan jarak tempuh di atas 25.000 km yang jarang diservis berpotensi besar mogok di tengah jalan akibat kelelahan mesin.

4. Motor Trail dengan Ban Knobby

Motor trail dengan Ban Knobby juga tak layak dipakai berpergian jarak jauh kerika lebaran.

Sebab, ban kasar pada motor trail didesain untuk tanah, bukan aspal.

Sehingga, naik motor ini untuk perjalanan jauh di jalan aspal akan membuat getaran sangat terasa dan motor menjadi tidak stabil.

Belum lagi, joknya yang sempit dan keras bakal membuat bokong cepat panas.

5. Motor Modifikasi Ekstrem

Hindari mudik memakai motor ceper, knalpot brong, atau tanpa spion standar.

Modifikasi yang mengubah rangka atau suspensi motor sangat memengaruhi kestabilan kendaraan saat membawa beban berat.

Selain itu, Anda juga berisiko kena tilang polisi di pos penjagaan.

Waspadai Kondisi Teknis yang Buruk

Selain tipe motor, perhatikan juga kondisi teknis yang membuat motor dinilai tak layak untuk mudik:

  1. Ban Gundul: Sangat licin dan berbahaya saat melintasi jalan basah atau berpasir.
  2. V-Belt atau Rantai Aus: V-belt yang retak atau rantai yang karatan bisa putus seketika saat dipacu di kecepatan tinggi.
  3. Rem Tidak Pakem: Jangan pernah menyepelekan pengereman, pastikan kampas rem masih tebal.
  4. Oli Belum Diganti: Oli yang tak pernah diganti bisa mempercepat kerusakan mesin bila Anda memakai motor itu terus untuk perjalanan jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Oli Motor Anti-Panas Buat Touring Jauh, Mesin Adem Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Oli Motor Anti-Panas Buat Touring Jauh, Mesin Adem Harga Mulai Rp40 Ribuan

Otomotif | Minggu, 25 Januari 2026 | 15:07 WIB

Jangan Sampai Raib Biar Nggak Repot: Begini Prosedur Mengurus STNK Hilang 2026

Jangan Sampai Raib Biar Nggak Repot: Begini Prosedur Mengurus STNK Hilang 2026

Otomotif | Minggu, 25 Januari 2026 | 14:02 WIB

4 Cara Bikin Servis Motor Honda Terasa Murah, Cuma Modal Kumpulkan Poin di HP

4 Cara Bikin Servis Motor Honda Terasa Murah, Cuma Modal Kumpulkan Poin di HP

Otomotif | Minggu, 25 Januari 2026 | 14:22 WIB

Cara Mengurus Kendaraan Rubah Bentuk Ganti Warna 20206, Lengkap dengan Biayanya

Cara Mengurus Kendaraan Rubah Bentuk Ganti Warna 20206, Lengkap dengan Biayanya

Otomotif | Minggu, 25 Januari 2026 | 13:12 WIB

Reinkarnasi Honda MegaPro Resmi Rilis, Bawa Fitur Layar TFT Mewah Torsi Melimpah

Reinkarnasi Honda MegaPro Resmi Rilis, Bawa Fitur Layar TFT Mewah Torsi Melimpah

Otomotif | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:02 WIB

Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya

Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter

Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:09 WIB

Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam

Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan

Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:50 WIB

Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon

Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:43 WIB

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:20 WIB

Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?

Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:13 WIB

Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh

Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar

Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:09 WIB

5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km

5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:09 WIB

Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?

Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:07 WIB