-
Skutik kecil berisiko rem blong akibat overheat saat mudik jalur pegunungan.
-
Motor sport dan trail tidak disarankan karena posisi berkendara tidak ergonomis.
-
Modifikasi ekstrem dan kondisi ban gundul meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Suara.com - Sepeda motor masih menjadi kendaraan yang paling diminati untuk mudik ketika Hari Raya Idul Fitri.
Namun sebelum Anda memacu gas menuju kampung halaman, perlu dicatat bahwa tidak semua tipe motor diciptakan untuk perjalanan jauh.
Mudik pakai motor yang tidak layak untuk perjalanan jauh tak hanya meningkatkan risiko kendaraan mogok di tengah jalan, tapi juga membahayakan nyawa pengendaranya.
Karena itu, Anda perlu memahami bahwa ini 5 tipe motor dan kondisi kendaraan yang tidak disarankan untuk mudik jauh.
1. Skutik Kecil (110cc - 125cc)
Motor matic kelas entry level sangat berisiko jika dipaksa mudik jauh melewati jalur pegunungan yang ekstrem.
Bahaya utamanya terletak pada rem panas (overheat) yang bisa memicu rem blong saat di turunan.

Selain itu, mesin kecil cenderung cepat panas karena sistem pendingin udara yang kurang optimal untuk kerja berat terus-menerus.
2. Motor Sport Full Fairing
Meski terlihat gagah, motor tipe ini sangat tidak nyaman untuk mudik jarak jauh.
Posisi berkendara yang menunduk akan membuat punggung dan tangan cepat lelah atau pegal.
Selain itu, mesin motor sport cenderung menghasilkan panas tinggi yang bakal menyiksa pengendara saat terjebak kemacetan
Belum lagi, motor sport juga biasanya minim ruang penyimpanan barang ketika mudik jauh.
3. Motor Tua
Motor yang sudah berusia tua atau memiliki riwayat kerusakan berat sebaiknya tidak dipakai mudik.
Kendaraan dengan jarak tempuh di atas 25.000 km yang jarang diservis berpotensi besar mogok di tengah jalan akibat kelelahan mesin.
4. Motor Trail dengan Ban Knobby
Motor trail dengan Ban Knobby juga tak layak dipakai berpergian jarak jauh kerika lebaran.
Sebab, ban kasar pada motor trail didesain untuk tanah, bukan aspal.
Sehingga, naik motor ini untuk perjalanan jauh di jalan aspal akan membuat getaran sangat terasa dan motor menjadi tidak stabil.
Belum lagi, joknya yang sempit dan keras bakal membuat bokong cepat panas.
5. Motor Modifikasi Ekstrem
Hindari mudik memakai motor ceper, knalpot brong, atau tanpa spion standar.
Modifikasi yang mengubah rangka atau suspensi motor sangat memengaruhi kestabilan kendaraan saat membawa beban berat.
Selain itu, Anda juga berisiko kena tilang polisi di pos penjagaan.
Waspadai Kondisi Teknis yang Buruk
Selain tipe motor, perhatikan juga kondisi teknis yang membuat motor dinilai tak layak untuk mudik:
- Ban Gundul: Sangat licin dan berbahaya saat melintasi jalan basah atau berpasir.
- V-Belt atau Rantai Aus: V-belt yang retak atau rantai yang karatan bisa putus seketika saat dipacu di kecepatan tinggi.
- Rem Tidak Pakem: Jangan pernah menyepelekan pengereman, pastikan kampas rem masih tebal.
- Oli Belum Diganti: Oli yang tak pernah diganti bisa mempercepat kerusakan mesin bila Anda memakai motor itu terus untuk perjalanan jauh.