- Brio RS menawarkan tampilan sporty dengan fitur keamanan Hill Start Assist yang lebih canggih.
- Brio Satya menjadi pilihan ekonomis yang sangat efisien untuk penggunaan harian keluarga muda.
- Perbedaan teknis mencolok ditemukan pada sistem audio, jumlah kipas radiator, hingga pilihan warna.
5. Sistem Audio dan Hiburan
Brio RS memanjakan penumpangnya dengan layar sentuh 6,2 inci yang mendukung berbagai konektivitas seperti Bluetooth hingga iPhone/iPad, lengkap dengan tweeter speaker untuk kualitas suara yang jernih.
Sementara itu, Brio Satya menggunakan sistem audio 2DIN yang lebih sederhana namun tetap fungsional untuk memutar musik kesukaan Anda.

6. Rahasia di Balik Kap Mesin (Kipas Radiator)
Perbedaan teknis yang jarang diketahui orang awam adalah sistem pendinginan mesin. Brio RS dibekali dengan dua kipas radiator dengan ukuran kondensor yang lebih besar.
Hal ini berbeda dengan Brio Satya yang hanya menggunakan satu kipas radiator, menyesuaikan dengan kebutuhan performa standarnya.
7. Tampilan Warna Atap (Two-Tone)
Ingin tampil beda di jalan raya? Brio RS menawarkan varian two-tone color, di mana warna atap mobil berbeda dengan warna bodi (hitam).
Pilihan ini, terutama pada warna Phoenix Orange, tidak akan Anda temukan pada varian Brio Satya yang warna atapnya selalu senada dengan bodi.
8. Perbandingan Harga
Tentu saja, semua fitur tambahan di atas berpengaruh pada label harga.
- Brio Satya: Dibanderol mulai Rp170 Juta.
- Brio RS: Memiliki harga Rp250 jutaan
Memilih antara Brio Satya dan RS kembali lagi kepada kebutuhan dan budget Anda. Jika Anda mencari mobil harian yang hemat bahan bakar dengan harga terjangkau, Satya adalah juaranya.
Namun, jika Anda menginginkan gengsi, fitur keamanan ekstra, dan gaya sporty, mengalokasikan dana lebih untuk Brio RS adalah investasi yang sepadan.
Jadi, tipe Brio mana yang akan parkir di garasi rumah Anda hari ini?