Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:14 WIB
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala (Instagram)
baca 10 detik
  • Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, memiliki total harta kekayaan Rp3 miliar berdasarkan data LHKPN.
  • Isi garasi eks Sekjen Kementan ini ternyata sangat fungsional dan terbebas dari mobil mewah. 
  • Total aset kendaraannya bernilai Rp246 juta, meliputi Daihatsu Terios, Toyota Camry, dan motor Honda.

Suara.com - Nama Dwi Sasetyaningtyas, penerima beasiswa LPDP, belakangan ini viral dan menjadi bulan-bulanan netizen karena pernyataannya soal kewarganegaraan sang anak. Narasi masa lalunya yang mengaku hidup "susah" pun perlahan dikuliti oleh warganet.

Fakta mengejutkan justru terungkap: sang ayah mertua ternyata bukanlah orang sembarangan. Ia adalah Syukur Iwantoro, mantan birokrat kelas atas yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2018, Syukur tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp3 miliar.

Dengan harta miliaran dan posisi strategis di kementerian, tentu banyak yang penasaran, kendaraan apa saja yang terparkir di garasi sang eks Sekjen Kementan? Apakah dipenuhi mobil mewah layaknya pejabat pada umumnya?

Bagi para pencinta otomotif, isi LHKPN Syukur Iwantoro menyimpan fakta yang cukup menarik.

Ternyata, alokasi kekayaan untuk sektor transportasi terbilang cukup sederhana dan sangat fungsional. Tercatat, nilai aset "Alat Transportasi dan Mesin" miliknya hanya berada di angka Rp246.700.000.

Berikut adalah bedah isi garasi eks Sekjen Kementan, Syukur Iwantoro:

1. Daihatsu Terios TX AT Adventure (2015) – Rp160.000.000

Daihatsu Terios 2015 (OLX)
Daihatsu Terios 2015 (OLX)

Sebagai pejabat di sektor pertanian, memiliki Sport Utility Vehicle (SUV) tangguh tampaknya menjadi sebuah keharusan. Di garasinya, terparkir satu unit Daihatsu Terios varian TX AT Adventure lansiran tahun 2015.

baca juga

Mobil ini dikenal sebagai Low SUV yang bandel dengan ground clearance tinggi, sangat cocok untuk melibas jalanan bergelombang atau saat harus blusukan ke area perkebunan dan pertanian. Varian "Adventure" memberikan tampilan yang lebih gagah dan tangguh di zamannya. Nilai mobil matic hasil keringat sendiri ini ditaksir mencapai Rp160 juta pada pelaporan tersebut.

2. Toyota Camry (2012) – Rp82.700.000

Toyota Camry 2012 (OLX)
Toyota Camry 2012 (OLX)

Tidak lengkap rasanya jika seorang birokrat tingkat atas tidak memiliki sedan elegan. Syukur Iwantoro memilih Toyota Camry keluaran tahun 2012 yang dilaporkan bernilai Rp82,7 juta.

Di dunia otomotif Indonesia, Toyota Camry mendapat julukan sebagai "Sedan Pejabat". Mobil ini menawarkan kenyamanan kelas wahid di baris kedua (penumpang), suspensi yang sangat empuk, dan kabin yang kedap suara. Meski usianya sudah lebih dari satu dekade saat ini, aura eksklusif khas big sedan tetap memancar dari Camry miliknya.

3. Motor Honda (2010) – Rp4.000.000

Logo Honda Motor (Honda Filipina)
Logo Honda Motor (Honda Filipina)

Untuk mobilitas jarak dekat atau sekadar kendaraan operasional ringan, Syukur juga mendaftarkan satu unit sepeda motor merek Honda tahun 2010 senilai Rp4 juta.

Walau tidak disebutkan secara spesifik jenisnya, keberadaan roda dua ini mempertegas sisi fungsionalitas dari isi garasinya.

Jauh dari Kata Hedon

Berbeda dengan beberapa kasus pejabat yang garasinya dipenuhi mobil premium benua Eropa, Rubicon, atau deretan motor gede (moge), garasi Syukur Iwantoro justru merepresentasikan pilihan otomotif yang pragmatis.

Kombinasi antara SUV untuk utilitas blusukan (Terios) dan Sedan untuk kenyamanan mobilitas kota (Camry) menunjukkan kelas menengah-atas yang matang tanpa perlu tampil mencolok.

Kendati isi garasinya tidak hedon, aset otomotif ini sekaligus menjadi bukti bahwa keluarga suami Dwi Sasetyaningtyas sudah sangat mapan sejak lama.

Hal ini jelas mematahkan klaim kehidupan "susah" yang sebelumnya sempat dinarasikan di media sosial. Bagaimana menurut Anda, cukup menarik bukan selera otomotif sang mantan Sekjen Kementan ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arya Iwantoro Kerja Apa di Inggris? Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Arya Iwantoro Kerja Apa di Inggris? Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:50 WIB

Berapa Miliar Dana Beasiswa yang Harus Dikembalian Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata Bos LPDP

Berapa Miliar Dana Beasiswa yang Harus Dikembalian Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata Bos LPDP

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:27 WIB

Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas

Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:26 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×