Bawa Mobil Listrik Buat Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Bebas Antre

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:10 WIB
Bawa Mobil Listrik Buat Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Bebas Antre
Bawa Mobil Listrik Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Anti Antre (Suara.com/Alfian Winanto)
baca 10 detik
  • Keluar tol sejenak menuju hotel atau mal di kota transit untuk isi daya santai. 
  • Manfaatkan kantor PLN UP3 di sepanjang jalur mudik yang beroperasi 24 jam tanpa antrean.
  • Cari rest area tipe B atau dealer resmi di jalur arteri untuk fast charging. 

Suara.com - Tren mudik menggunakan mobil listrik (EV) kini semakin diminati. Namun, di balik euforia perjalanan tanpa emisi gas buang ini, ada satu momok yang kerap menghantui para EV owners: antrean panjang di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Saat puncak arus mudik, rest area utama di Tol Trans Jawa biasanya dipadati ribuan kendaraan. Niat hati ingin cepat sampai kampung halaman, rencana perjalanan justru berantakan karena harus menunggu berjam-jam hanya untuk mendapat giliran colok charger.

Namun, kamu tidak perlu cemas! Alih-alih ikut berebut soket pengisian dengan puluhan mobil di jalur utama, ada beberapa lokasi SPKLU "hidden gem" yang letaknya strategis dan jarang diketahui pemudik umum.

Dengan trik ini, baterai mobil penuh, hati pun tetap tenang. Berikut daftarnya:

1. "Melipir" ke Hotel dan Pusat Perbelanjaan Kota Transit

Mayoritas pemudik sangat enggan keluar dari jalur bebas hambatan. Padahal, inilah rahasia utamanya.

Cobalah keluar sejenak di gerbang tol kota-kota transit seperti Cirebon, Tegal, atau Semarang. Saat ini, banyak hotel berbintang dan mal di kota tersebut yang menyediakan SPKLU mandiri atau bermitra dengan PLN.

Selain bebas antrean, mengisi daya di sini memberikan bonus kenyamanan ekstra. Sambil menunggu baterai dari 20% ke 80%, kamu bisa beristirahat di lobi hotel yang sejuk, ngopi cantik, atau menikmati kuliner khas daerah setempat.

Percayalah, meluangkan waktu 15-20 menit keluar tol jauh lebih efisien dan stress-free dibandingkan mengantre dua jam di rest area yang panas dan sesak.

baca juga
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

2. Kantor PLN Unit Pelaksana Pelanggan (UP3): Pahlawan 24 Jam

Banyak yang tidak sadar bahwa Kantor PLN UP3 yang tersebar di jalur Trans Jawa—seperti di Brebes, Pekalongan, hingga Kudus—adalah pahlawan kesiapsiagaan sejati.

Karena lokasinya berupa gedung administratif, pemudik jarang meliriknya. Padahal, SPKLU di sini terbuka untuk umum, beroperasi 24 jam penuh, dan dijamin sangat aman.

Nilai plus lainnya, infrastruktur pengisian daya di kantor PLN dirawat langsung oleh teknisi internal sehingga jarang error.

Sebelum merapat, kamu cukup membuka aplikasi PLN Mobile untuk mengecek ketersediaan soket secara real-time. Jika ada kendala teknis saat inisiasi charging, petugas keamanan setempat biasanya sangat sigap membantu.

3. Rest Area Tipe B dan Dealer Resmi di Jalur Arteri

Secara psikologis, pemudik cenderung berkerumun di rest area Tipe A karena fasilitasnya megah. Jika kamu tetap ingin berada di dalam tol, carilah rest area Tipe B (yang tidak memiliki SPBU besar).

Rest area kecil ini sering diabaikan, padahal banyak di antaranya sudah dilengkapi infrastruktur pengisian daya mumpuni yang sepi peminat.

Opsi lainnya, cobalah turun ke jalur arteri nontol seperti jalur Pantura lama. Saat ini, banyak pabrikan otomotif telah membangun fasilitas Ultra Fast Charging di dealer-dealer resmi mereka pinggir jalan nasional.

Kecepatan pengisiannya sangat mengesankan, baterai bisa penuh dalam waktu kurang dari satu jam. Memutar jalan sedikit tidak masalah asalkan waktu tidak terbuang percuma.

Perjalanan mudik dengan mobil listrik sejatinya sangat menyenangkan jika dibarengi dengan manajemen rute yang cerdas.

Dengan memanfaatkan titik-titik SPKLU alternatif di atas, perjalanan melintasi Trans Jawa akan terasa jauh lebih santai. Jangan lupa selalu perbarui aplikasi penyedia layanan SPKLU di smartphone kamu, rencanakan titik pemberhentian, dan nikmati perjalanan mudik bebas stres tahun ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokasi SPKLU Tol Trans Jawa Terbaru untuk Mudik 2026, Lebaran Pakai Mobil Listrik Tak Was-was

Lokasi SPKLU Tol Trans Jawa Terbaru untuk Mudik 2026, Lebaran Pakai Mobil Listrik Tak Was-was

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:57 WIB

Charger Generasi Baru Racikan BYD Bisa Isi Daya Secepat Isi Bensin

Charger Generasi Baru Racikan BYD Bisa Isi Daya Secepat Isi Bensin

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:11 WIB

Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya

Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Jakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:23 WIB

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:22 WIB

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:17 WIB

Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele

Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:14 WIB

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:11 WIB

Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang

Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang

Sumsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:10 WIB

×